PONTIANAK POST – Pemprov Kalbar mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk membiasakan pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga secara rutin. Upaya tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Kalbar Nomor 800.1.12.9/5/BPSDM tentang ASN Kalbar Olahraga 30 Menit Sehari.
Melalui kebijakan tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemprov didorong melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas kinerja aparatur pemerintahan.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan menegaskan, kondisi kesehatan ASN memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pelayanan publik. ASN yang sehat, menurutnya, akan mampu bekerja lebih produktif, kreatif, dan optimal dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kebiasaan berolahraga dan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin, diharapkan para ASN memiliki kondisi tubuh yang bugar serta pikiran yang lebih segar sehingga mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar, Windy Prihastari, mengatakan kebijakan ini bukan sekadar imbauan, tetapi juga bagian dari upaya membangun pola hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan ASN. Menurutnya, kesehatan aparatur merupakan faktor penting yang akan memengaruhi kinerja organisasi secara keseluruhan.
“Melalui kebiasaan olahraga minimal 30 menit setiap hari, kita ingin membangun budaya hidup sehat di kalangan ASN. Jika tubuh sehat, pikiran juga lebih segar sehingga ASN bisa bekerja lebih produktif, kreatif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Windy menambahkan, BPSDM Kalbar akan terus mendorong kesadaran ASN agar menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari. ASN yang memiliki kondisi fisik, dan mental yang sehat dinilai lebih siap menghadapi berbagai tantangan pekerjaan serta mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara optimal.
Selain mendorong pola hidup sehat, program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang selama ini digalakkan pemerintah. Kebijakan tersebut juga selaras dengan penguatan nilai BerAKHLAK sebagai budaya kerja aparatur dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
“Dengan tubuh yang sehat, dan semangat kerja yang kuat, ASN Kalbar diharapkan mampu terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tutupnya.(bar)
Editor : Hanif