PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson menerima kunjungan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak Zachrizal Anwar di ruang kerjanya, Selasa (10/3).
Kunjungan tersebut merupakan audiensi sekaligus undur pamit dari Zachrizal Anwar yang akan melanjutkan tugas sebagai Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Bandar Lampung. Ia diketahui telah menjabat sebagai Sekretaris PTA Pontianak selama lebih dari dua tahun.
Dalam pertemuan tersebut, Harisson menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan kontribusi Zachrizal Anwar selama bertugas di Kalimantan Barat, khususnya dalam mendukung koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan agama.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Semoga pengalaman selama bertugas di Kalbar menjadi bekal berharga dalam menjalankan amanah di tempat yang baru,” ujarnya.
Harisson juga mendoakan agar Zachrizal dapat menjalankan tugas dengan baik di tempat yang baru serta terus memberikan kontribusi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru. Semoga selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan amanah serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Zachrizal Anwar menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin selama dirinya bertugas di Pontianak.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya kepada Bapak Sekda Kalbar, atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik. Banyak pengalaman berharga yang saya dapatkan selama bertugas di Pontianak,” ujarnya.
Ia berharap hubungan baik antara Pengadilan Tinggi Agama dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat terus terjaga.
“Semoga hubungan baik dan kerja sama antara Pengadilan Tinggi Agama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat terus terjalin dengan baik ke depannya,” katanya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terbangun antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah. (mse/r)
Editor : Hanif