PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson takziah ke rumah duka santri Irfan Zaki Azizi di Kota Pontianak, Jumat (13/3). Kedatangan Harisson untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas meninggalnya remaja berusia 16 tahun tersebut.
Azizi sebelumnya meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan dengan kondisi luka lebam di bagian wajah. Harisson yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Kalbar turut menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.
Diketahui, ibu dari almarhum Irfan Zaki Azizi merupakan Ketua Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Kabupaten Kayong Utara, sehingga kehadiran Harisson juga menjadi bentuk empati, dan dukungan moral kepada keluarga besar KAHMI dan FORHATI atas musibah tersebut. "Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya siswa ini,” ujar Harisson.
Terkait penyebab kematian korban, Harisson menyatakan pemerintah daerah belum dapat memberikan banyak komentar. Ia meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan dari aparat penegak hukum. "Saya belum bisa berkomentar banyak. Yang jelas kita tunggu hasil penyelidikan dari pihak yang berwenang,” katanya.
Meski demikian, Harisson menekankan pentingnya pengawasan dan perhatian dari pihak sekolah terhadap kondisi para pelajar. Menurutnya, sekolah harus memastikan kesehatan serta keselamatan peserta didik selama mengikuti proses pendidikan.
“Ke depan pihak sekolah harus benar-benar memperhatikan keadaan anak didiknya, baik kejadian sakit ataupun keadaan lain yang menyebabkan terganggunya aktivitas belajar,” tegasnya. (bar)
Editor : Miftahul Khair