Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPJS Ketenagakerjaan Pontianak Gandeng DMI Dorong Masjid Jadi Ruang Edukasi Jaminan Sosial

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:32 WIB

Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta saat peluncuran Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia.
Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta saat peluncuran Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia.

PONTIANAK POST – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pontianak menggandeng Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk memperluas literasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, termasuk di sektor informal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pontianak Suhuri mengatakan masjid dinilai memiliki jangkauan yang luas di tengah masyarakat sehingga dapat menjadi ruang edukasi mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Melalui kolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia dan Dewan Kemakmuran Masjid, kami berharap literasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau masyarakat hingga ke lingkungan masjid. Dengan demikian semakin banyak pekerja yang terlindungi,” ujarnya di Pontianak, kemarin.

Kolaborasi tersebut dijalankan melalui Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat serta layanan program BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Barat Abdul Munir Hamid mengatakan masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat.

Menurutnya, masjid dapat menjadi ruang edukasi bagi jamaah, termasuk dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan sosial bagi para pekerja dan keluarganya.

Dukungan terhadap upaya tersebut juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah. Kepala Biro Kesra Setda Kalbar yang diwakili Iskandar menilai peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan penting dilakukan, terutama bagi pekerja sektor informal yang selama ini belum terlindungi.

Dalam kegiatan peluncuran gerakan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan peserta serta penyerahan klaim manfaat program kepada ahli waris peserta sebagai contoh perlindungan yang diberikan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan yang berlangsung pada sore hari itu diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Harian Pengurus Yayasan Mujahidin Kalimantan Barat yang menekankan pentingnya sinergi antara lembaga keagamaan dan lembaga negara dalam memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat.

Acara juga diisi dengan tausiyah yang menyoroti nilai kepedulian sosial dan pentingnya menjaga kesejahteraan keluarga, sebelum ditutup dengan harapan agar kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pengurus masjid dapat terus berkembang sehingga semakin banyak pekerja yang memahami dan memanfaatkan program jaminan sosial ketenagakerjaan.(*)

Editor : Hanif
#ruang edukasi #BPJS Ketenagakerjaan Pontianak #masjid #Jaminan sosial pekerja #DMI