PONTIANAK POST – Tiket pesawat yang sulit didapat menjelang Lebaran membuat sebagian perantau memilih jalur laut untuk pulang kampung.
Pemandangan itu tampak di Pelabuhan Pontianak pada Jumat (13/3), ketika ratusan calon penumpang memadati area pelabuhan untuk menunggu keberangkatan kapal menuju Pulau Jawa.
Hari itu, kapal penumpang KM Dharma Kartika VII bersandar untuk melayani rute Pontianak–Semarang. Kapal tersebut dijadwalkan berangkat pada malam hari, namun sejak siang para calon penumpang sudah berdatangan untuk mengantisipasi kepadatan.
Di area pelabuhan, puluhan orang terlihat mengantre di loket pelayanan. Sebagian menukarkan tiket, sementara lainnya memilih menunggu di ruang tunggu hingga antrean sedikit lengang.
Di antara para penumpang itu, Alif dan Tukimin tampak duduk menunggu giliran menuju loket.
Keduanya memilih menunggu antrean berkurang sebelum mengurus tiket keberangkatan mereka.
Alif dan Tukimin merupakan pekerja asal Jawa Tengah yang saat ini bekerja di Kabupaten Kapuas Hulu. Mereka memutuskan mudik menggunakan transportasi laut setelah tidak mendapatkan tiket pesawat dari Pontianak ke Semarang.
“Maunya pakai pesawat, tapi tidak dapat tiket,” ujar Tukimin.
Perjalanan pulang kampung kali ini menjadi pengalaman pertama bagi mereka sejak bekerja di Kalimantan Barat. Sebelum tiba di Pontianak, keduanya harus menempuh perjalanan darat dari Kapuas Hulu yang memakan waktu berjam-jam.
Alif mengaku bekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit di daerah tersebut. Setelah perjalanan darat panjang menuju Pontianak, mereka masih harus melanjutkan perjalanan laut menuju Semarang dengan kapal penumpang.
Kondisi Pelabuhan Pontianak yang dipadati calon penumpang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Para pemudik tampak membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper hingga kardus berisi perlengkapan yang akan dibawa pulang ke kampung halaman. (sti)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro