Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Cuaca Panas Picu Risiko Karhutla, Polsek Pontianak Selatan Tingkatkan Patroli dan Imbau Warga Lebih Waspada

Siti Sulbiyah • Jumat, 27 Maret 2026 | 12:52 WIB

 

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah.
Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah.

PONTIANAK POST - Kepolisian mengintensifkan patroli dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring minimnya curah hujan di Kota Pontianak. Salah satunya di sejumlah titik di Kecamatan Pontianak Selatan.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Inayatun Nurhasanah memastikan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli serta koordinasi dengan instansi terkait guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Polsek Pontianak Selatan juga akan terus meningkatkan patroli serta koordinasi dengan instansi terkait guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya, Kamis (26/3).

Terbaru, kebakaran lahan terjadi di Jalan Sepakat II, Komplek Sepakat Asri Residence, Kelurahan Bansir Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara. Lahan terbakar terjadi pada Rabu (25/03) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Dikatakan Inayatun, saat itu api yang sempat membesar di lahan kosong membuat warga sekitar panik dan berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi bersama personel dan didampingi Lurah Bansir Darat untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. 

“Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui sudah membesar di lahan semak belukar di depan permukiman warga,” katanya.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera saling memberi tahu dan bergotong royong memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran Kota Pontianak tiba di lokasi dan bersama warga serta aparat kepolisian berjibaku memadamkan api serta melokalisir titik kebakaran agar tidak merambat ke rumah warga. 

“Sekitar pukul 16.00 WIB, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman serta terkendali,” katanya. 

Ia menyebut lahan yang terbakar berukuran kurang lebih 20 x 50 meter dengan kondisi semak belukar dan tanah gambut, sehingga cukup sulit dipadamkan. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. 

Inayatun pun menyampaikan apresiasi atas kesigapan warga dalam membantu proses pemadaman. 

“Kami juga mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena sangat berbahaya, terlebih kondisi cuaca panas dan lahan gambut yang mudah terbakar," ujarnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Kalbar dalam rilis analisis dan prospek cuaca mendeteksi setidaknya terdapat 533 titik panas di Kalbar pada 25 Maret 2026. Selain itu, tidak terjadi hujan selama 24 jam terakhir di sebagian wilayah Kalimantan Barat.

BMKG Kalbar juga memberikan peringatan terkait potensi kemudahan terjadinya karhutla di sebagian wilayah Kalbar pada tanggal 26-31 Maret 2026. Selain itu, indeks rata-rata harian Kualitas Udara Partikulat PM2.5 tanggal 25 Maret 2026 di Kalbar dalam kategori baik sampai dengan tidak sehat.

Di sisi lain, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan intensitas sedang di sebagian wilayah Kalbar pada tanggal 27 Maret sampai dengan 1 April 2026. (sti)

Editor : Hanif
#waspada #patroli karhutla #polisi #cuaca panas #pontianak #membuka lahan