PONTIANAK POST – Memasuki usia ke-33, Credit Union (CU) Keling Kumang didorong mempercepat transformasi digital agar tetap kompetitif di tengah perubahan sektor keuangan. Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan hal itu saat menghadiri pelantikan CEO baru yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-33 CU Keling Kumang di Kabupaten Sekadau, Rabu (25/3).
Dalam kegiatan tersebut, Hilarius Gumawan resmi menerima estafet kepemimpinan sebagai CEO. Prosesi pelantikan diawali dengan ritual adat dan dilanjutkan dengan misa syukur. Krisantus menilai perkembangan CU Keling Kumang dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan, terutama dari sisi pertumbuhan aset yang kini telah mencapai sekitar Rp1,4 triliun.
“Ini menunjukkan kerja kolektif yang kuat dari manajemen dan anggota,” ujarnya.
Namun, menurutnya, tantangan ke depan tidak hanya soal pertumbuhan aset, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi di sektor keuangan.
Ia menekankan pentingnya pengembangan layanan digital, mulai dari sistem transaksi hingga kemudahan akses bagi anggota, agar CU tetap relevan dan mampu bersaing dengan lembaga keuangan lain.
“Transformasi digital menjadi kebutuhan. Pelayanan harus semakin cepat, mudah, dan mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong penguatan peran CU sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas, terutama dalam mendukung usaha kecil dan menengah di daerah.
Krisantus optimistis, dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan sumber daya manusia yang kuat, CU Keling Kumang berpotensi terus berkembang dalam jangka panjang.
“Potensinya besar. Tinggal bagaimana dikelola secara konsisten dan adaptif,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala daerah dan pemangku kepentingan di wilayah Kalimantan Barat, sekaligus menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat peran CU dalam ekonomi lokal. (mse/r)
Editor : Hanif