PONTIANAK POST - Kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, ke Kabupaten Ketapang pada Kamis (9/4) tidak hanya berfokus pada perencanaan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
Selain menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Norsan turut memastikan bahwa program yang disusun benar-benar mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
Hal ini terlihat dari keterlibatannya dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan menekan harga bahan pokok agar tetap terjangkau. Upaya ini dinilai penting di tengah dinamika ekonomi yang dirasakan masyarakat.
Di sektor infrastruktur, perhatian diarahkan pada rencana pembangunan Jembatan Pesaguan–Kendawangan. Proyek ini diharapkan menjadi pengungkit konektivitas antarwilayah serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Ketapang.
Baca Juga: Musrenbang RKPD Landak 2027 Fokus Skala Prioritas di Tengah Tekanan Anggaran Daerah
Gubernur menegaskan pentingnya pelaksanaan proyek yang tepat waktu dan sesuai perencanaan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Tak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi bagian dari agenda kunjungan. Norsan dijadwalkan meninjau SMKN 1 Ketapang untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana, sekaligus berdialog dengan para siswa dan tenaga pendidik.
Ia juga akan memantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kunjungan ini menunjukkan pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada perencanaan di atas kertas, tetapi juga memastikan implementasi program berjalan efektif dan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. (mdy)
Editor : Miftahul Khair