PONTIANAK POST – Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada triwulan I 2026 tercatat meningkat menjadi 65.341 TEUs, dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 64.309 TEUs, atau naik sekitar 1,6 persen.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Pontianak, Kalbar Yanto mengatakan kenaikan ini menunjukkan arus logistik di Kalimantan Barat tetap berjalan lancar, meski kondisi dermaga terpantau tidak padat.
Menurutnya kelancaran tersebut didukung penerapan sistem penjadwalan sandar (berthing windows) yang membuat arus kapal lebih tertata.
“Dengan adanya kontrak berthing windows, kapal-kapal yang masuk sudah terjadwal dengan baik. Jadi tidak ada antrean yang menumpuk di dermaga,” ujar Kalbar di Pontianak, Kamis (8/4) siang.
Baca Juga: Wako Edi Kamtono Pantau Pelabuhan Pontianak, Arus Mudik Lebaran Terpantau Lancar
Menurutnya, kondisi dermaga yang terlihat lengang justru menjadi indikator efisiensi operasional pelabuhan, bukan penurunan aktivitas.
Kapal yang datang dan berangkat dapat terlayani sesuai jadwal, baik di dermaga petikemas maupun multipurpose, sehingga tidak terjadi penumpukan.
Kalbar menjelaskan jika peningkatan volume bongkar muat ini sekaligus mencerminkan aktivitas ekonomi di Kalbar yang tetap tumbuh, dengan distribusi barang yang terjaga untuk kebutuhan dalam daerah maupun antarwilayah.
"Dengan sistem yang semakin tertata, harapannya Pelabuhan Dwikora terus menjadi penopang utama kelancaran logistik di Kalimantan Barat," pungkas Kalbar. (mse)
Editor : Miftahul Khair