Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Ria Norsan Tinjau Jalan Rusak Pesaguan–Kendawangan, Perbaikan Bertahap Segera Dilakukan

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 11 April 2026 | 12:15 WIB
TINJAU: Gubernur Ria Norsan meninjau pembangunan ruas jalan Pesaguan-Kendawangan saat kunjungan kerja di Kabupaten Ketapang. (Adpim Pemprov Kalbar)
TINJAU: Gubernur Ria Norsan meninjau pembangunan ruas jalan Pesaguan-Kendawangan saat kunjungan kerja di Kabupaten Ketapang. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, meninjau langsung kondisi ruas jalan Pesaguan–Kendawangan yang mengalami kerusakan parah di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kamis (9/4/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan yang menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil peninjauan, Gubernur menilai kerusakan jalan cukup serius dan perlu segera ditangani agar tidak semakin membahayakan pengguna jalan.

“Banyak lubang di sepanjang jalan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan dikhawatirkan semakin meluas dan membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemprov Kalbar akan melakukan penanganan bertahap pada ruas jalan yang mengalami kerusakan. Dari total kerusakan sepanjang sekitar 3 kilometer, perbaikan efektif ditargetkan mencakup 2 kilometer, sementara sisanya akan diupayakan melalui penambahan anggaran pada Perubahan APBD.

Baca Juga: LIVERPOOL FC vs FULHAM FC: Hari-hari Terakhir Robbo Bersama The Reds

Selain jalan, Gubernur juga menyoroti kondisi jembatan di ruas tersebut. Meskipun rencana pembangunan jembatan baru masih ditunda, struktur jembatan lama dinilai masih dapat digunakan dalam jangka waktu terbatas.

Untuk mengantisipasi risiko, pemerintah akan memasang rambu peringatan serta menerapkan pembatasan tonase kendaraan yang melintas.

“Sebagai langkah pengamanan, kita akan memasang rambu peringatan dan melakukan pembatasan tonase kendaraan agar jembatan tetap aman digunakan,” jelasnya.

Di sisi lain, tingginya aktivitas kendaraan perusahaan di jalur tersebut juga menjadi perhatian. Karena itu, Gubernur mendorong keterlibatan pihak swasta dalam penanganan awal kerusakan jalan.

Ia meminta pemerintah desa berkoordinasi dengan perusahaan di sekitar lokasi untuk membantu perbaikan sementara, seperti menutup lubang-lubang besar melalui dukungan material dan gotong royong masyarakat.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Siapkan Renovasi Besar SMAN 1 Ketapang, Fokus Infrastruktur dan Gizi Siswa

“Saya harap pemerintah desa dapat mengajak perusahaan-perusahaan sekitar untuk berkontribusi dalam penanganan awal, misalnya dengan penyediaan material,” ujarnya.

Upaya tersebut juga diperkuat melalui surat yang telah disampaikan Bupati Ketapang kepada perusahaan terkait agar turut menjaga kondisi infrastruktur jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan dunia usaha.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemprov Kalbar berencana mengusulkan dukungan anggaran melalui APBN maupun program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

“Ke depan kita dorong melalui APBN atau program Inpres Jalan Daerah agar penanganan infrastruktur di Kendawangan dapat diselesaikan secara menyeluruh,” pungkasnya. (mse/r)

Editor : Hanif
#Tinjau jalan rusak #apbd #gubernur kalbar #Perbaikan #keselamatan