PONTIANAK POST - Seorang wanita diduga nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat di kawasan waterfront city (WTC) Jalan Barito Pontianak, Senin (13/4). Aksi wanita tersebut berhasil digagalkan oleh seorang warga yang tengah berolahraga.
Kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban mencoba melompat di area WTC. Namun, dengan sigap seorang pengunjung yang tengah berolahraga langsung memberikan pertolongan dan berhasil mengamankan korban sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi.
Mendapat laporan tersebut, Polsek Pontianak Selatan bersama Polresta Pontianak segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Identitas korban masih belum diketahui, sementara informasi awal menyebutkan korban diduga tinggal di rumah kos di kawasan Kelurahan Benua Melayu Darat.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah, membenarkan kejadian tersebut. “Untuk korban saat ini kami bawa ke Polresta Pontianak guna penanganan lebih lanjut dan untuk mengetahui motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut,” ungkapnya, Senin.
Baca Juga: Sosok 'Iblis' di Foto AI Yesus Milik Trump Picu Kehebohan Netizen
Ia turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat yang telah membantu menyelamatkan korban. “Kami mengapresiasi kepedulian warga yang dengan cepat membantu mencegah kejadian ini,” tuturnya.
Pada hari yang sama, Polsek Pontianak Selatan juga turut mendatangi lokasi kejadian dugaan gantung diri yang melibatkan seorang pria di kawasan Jalan Suhada.
Setibanya di lokasi, personel segera melakukan pengamanan dan berkoordinasi dengan Tim INAFIS untuk proses identifikasi. Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar guna dilakukan visum et repertum oleh dokter.
Dalam proses penanganan, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan. “Dengan penuh empati, petugas menghormati keputusan keluarga tersebut,” ujarnya.
Inayatun juga menyampaikan bahwa penanganan terhadap jenazah dilakukan secara profesional sekaligus mengedepankan sisi kemanusiaan. “Kami turut berduka atas peristiwa ini. Penanganan dilakukan sesuai prosedur, namun tetap menghormati keputusan dan perasaan keluarga,” ungkapnya.
Setelah seluruh proses selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Di sisi lain, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, dengan kehadiran polisi yang turut memberikan rasa tenang bagi keluarga dan masyarakat sekitar. (sti)
Editor : Hanif