Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PMI Pontianak Gelar Gebyar Donor Darah, 63 Pendonor 100 Kali Terima Penghargaan

Salman Busrah • Selasa, 14 April 2026 | 12:59 WIB
100 KALI: Pendonor darah sukarela yang telah melakukan donor sedikitnya 100 kali menerima penghargaan dari Ketua PMI Kota Pontianak.
100 KALI: Pendonor darah sukarela yang telah melakukan donor sedikitnya 100 kali menerima penghargaan dari Ketua PMI Kota Pontianak.

 PONTIANAK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak menggelar Malam Gebyar Donor Darah dirangkai Halal Bihalal di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Senin (13/4) malam. Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi bagi para pendonor darah sukarela sekaligus penguatan solidaritas kemanusiaan di Kota Pontianak.

Ketua PMI Kota Pontianak yang juga Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menyerahkan penghargaan kepada 63 pendonor darah sukarela yang telah mencapai 100 kali donor. Dari jumlah tersebut, pendonor terbanyak adalah H. Endi Naning, S.Sos yang telah mendonorkan darah sebanyak 164 kali. Para pendonor menerima piagam penghargaan serta emas Antam seberat 1 gram.

Dalam sambutannya, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan kebutuhan darah di Kota Pontianak saat ini mencapai sekitar 100 hingga 120 kantong per hari. Sementara kemampuan PMI baru berkisar 70 hingga 90 kantong per hari.

“Kekurangan ini sangat bergantung pada peran aktif para pendonor sukarela. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan,” ujarnya.

PENDONOR: Pendonor darah menghadiri malam halal bihalal dan penyerahan penghargaan bagi pendonor 100 kali di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak.
PENDONOR: Pendonor darah menghadiri malam halal bihalal dan penyerahan penghargaan bagi pendonor 100 kali di Aula Rumah Dinas Walikota Pontianak.

 Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Pontianak, dr. Sidig Handanu, M.Kes menambahkan, permintaan darah di Pontianak terus mengalami peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir. Jika sekitar 10 tahun lalu kebutuhan darah berada di angka 25 ribu kantong per tahun, maka pada 2025 meningkat menjadi 56 ribu kantong.

“Ini berarti terjadi peningkatan lebih dari dua kali lipat. Seiring itu, jumlah pendonor juga meningkat, tahun ini mencapai sekitar 21 ribu orang,” jelasnya.

Ia menegaskan, penghargaan bagi pendonor 100 kali merupakan bentuk apresiasi atas komitmen jangka panjang. Untuk mencapai angka tersebut, seseorang membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 25 tahun donor secara rutin.

“Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi sudah menjadi gaya hidup. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan yang bekerja secara sukarela tanpa pamrih,” tambahnya.

Sementara itu, Zulfydar Zaidar Mochtar yang mewakili para pendonor 100 kali menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan PMI Kota Pontianak.

“Sejujurnya, para pendonor tidak pernah berpikir untuk mendapatkan penghargaan. Donor darah adalah panggilan jiwa, berbuat untuk kemanusiaan tanpa pamrih,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, PMI Kota Pontianak berharap kesadaran masyarakat untuk berdonor darah terus meningkat sehingga kebutuhan darah di Kota Pontianak dapat terpenuhi secara optimal.(r)

Editor : Salman Busrah
#PMI #walikota pontianak #donor darah