Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sekda Kalbar Soroti Pentingnya Sinergi dan Perencanaan Berkualitas di Musrenbang RKPD 2027 Singkawang

Marsita Riandini • Senin, 20 April 2026 | 10:43 WIB
MUSRENBANG: Sekda Kalbar, Harisson saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kota Singkawang. (Adpim Pemrov Kalbar)
MUSRENBANG: Sekda Kalbar, Harisson saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kota Singkawang. (Adpim Pemrov Kalbar)

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson,  menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan seluruh elemen dalam menyusun perencanaan pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran.

“Kita harus bersatu, saling menguatkan, dan menjaga keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kebersamaan, setiap masukan akan lebih terarah dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya saat memberikan arahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kota Singkawang. 

Harisson menekankan bahwa musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyamakan persepsi dan arah pembangunan ke depan.

“Ini momentum untuk merapatkan barisan, menyatukan visi, dan bekerja lebih keras demi kemajuan Kalbar, khususnya Kota Singkawang,” tambahnya.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Tekankan Pendidikan Keluarga Berakhlak Mulia di Halal Bihalal BKMT

Harisson meminta seluruh perangkat daerah, baik provinsi maupun kota, untuk mencatat dan menindaklanjuti seluruh hasil diskusi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan tahun 2027. Ia pun mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dalam forum tersebut.

“Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stakeholder harus terus dijaga untuk menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan bahwa tema pembangunan tahun 2027 adalah “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Penguatan Ekonomi Daerah dan Pemerataan Infrastruktur Dasar.”

Ia mengungkapkan bahwa berbagai indikator makro Kota Singkawang menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 75,67, menempatkan Singkawang pada peringkat kedua di Kalbar.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen atau melampaui rata-rata nasional. Angka kemiskinan juga berhasil ditekan menjadi 4,28 persen, serta tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 7,42 persen.

Baca Juga: LPG Nonsubsidi Naik Hampir 19 Persen, Beban Rumah Tangga Kian Berat di Tengah Krisis Energi

Meski demikian, ia mengingatkan masih adanya sejumlah tantangan pembangunan, seperti pengangguran, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta pemerataan infrastruktur.

“Kondisi jalan mantap saat ini baru mencapai 61,34 persen, dan cakupan perlindungan kawasan rawan banjir masih 9,15 persen. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” jelasnya.

Tjhai Chui Mie juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar terhadap sejumlah proyek strategis, seperti pembangunan Jalan Lingkar Barat–Utara, Jembatan Natuna, serta percepatan penyediaan air minum melalui SPAM regional.

Menurutnya, RKPD 2027 merupakan pijakan awal dalam mewujudkan visi jangka panjang Singkawang Cemerlang 2045 dan target Singkawang Juara 2029.

“Perencanaan yang matang dan partisipatif menjadi kunci agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara Langgur, Dua Pelaku Ditangkap

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah.

“Melalui musrenbang ini, kita harapkan lahir perencanaan yang solutif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (mrd/r)

Editor : Hanif
#Perencanaan #pembangunan #harisson #Sekda Kalbar #sinergi