PONTIANAK POST - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Barat Windy Prihastari, kembali dipercaya memimpin Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kalbar periode 2026–2031.
Pengukuhan dilakukan secara daring oleh Ketua Umum YKI Pusat, dr. Aru Wisaksono Sudoyo, sebagai bagian dari penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan penanggulangan kanker yang semakin kompleks.
Momentum tersebut sekaligus menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari upaya pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan pasien kanker di Kalbar. Pengukuhan ini juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-49 YKI.
Windy Prihastari menyebut amanah yang kembali diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan komitmen. “Ini bukan sekadar jabatan, tetapi panggilan kemanusiaan. Saya bersyukur kembali dipercaya memimpin YKI Kalbar,” ujarnya, Minggu (19/4).
Baca Juga: Turnamen U-45 dan Liga Klub Digelar di Pontianak, Jaring Cikal Bakal Pemain Persipon
Ia menegaskan, ke depan YKI Kalbar akan memperkuat peran sebagai garda terdepan dalam edukasi, pencegahan, serta pendampingan pasien kanker dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan memperluas jangkauan layanan.
Menurutnya, penanganan kanker tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas, dan masyarakat.
“Kami ingin membangun gerakan bersama. Penanganan kanker harus dimulai dari kesadaran masyarakat, deteksi dini, hingga dukungan moral bagi pasien,” katanya.
Dengan latar belakang di bidang pengembangan SDM, Windy menekankan pentingnya penguatan internal organisasi agar program berjalan lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Seperti diketahui, selain memimpin YKI Kalbar, Windy juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia Indonesia (POPTI) Kalbar. Peran tersebut menunjukkan konsistensinya dalam mendorong gerakan sosial di sektor kesehatan, khususnya penyakit kronis.
Baca Juga: Pelatihan Digital Dominasi Minat di BLK Kalbar, Keterampilan TIK Kian Dibutuhkan
Ia pun optimistis YKI Kalbar dapat menjadi organisasi yang lebih adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin YKI Kalbar hadir tidak hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan sosial yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.(bar)
Editor : Hanif