PONTIANAK POST– Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP) menggelar Yudisium ke-19 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Psikologi di Hotel Alimoer, Kamis, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Sehat, Pondasi Bangsa Kuat: Mewujudkan Kartini Sehat Indonesia Emas 2045.”
Sebanyak 94 peserta mengikuti prosesi yudisium tersebut, terdiri dari 78 lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat dan 16 lulusan Program Studi Psikologi. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta keluarga para lulusan.
Dekan Fakultas Kesehatan dan Psikologi, Dedy Alamsyah, SKM, M.Kes (Epid), menjelaskan pemilihan tema Kartini disesuaikan dengan momentum pelaksanaan kegiatan yang berdekatan dengan peringatan Hari Kartini. Menurutnya, tema tersebut dipilih agar lebih kontekstual dan memiliki makna mendalam bagi para lulusan.
Baca Juga: Pemkot Pontianak dan UMP Perpanjang Kerja Sama Dorong Mahasiswa Tangani Persoalan Kota
Ia menuturkan, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, terutama dalam bidang kesehatan dan pembentukan generasi masa depan. Kesadaran terhadap kesehatan reproduksi, penguatan peran ibu dalam keluarga, serta kesiapan perempuan yang tangguh secara fisik dan mental menjadi pondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Perempuan sehat akan melahirkan generasi kuat. Karena itu, lulusan hari ini diharapkan mampu mengambil peran dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy juga berpesan kepada seluruh lulusan agar tidak melupakan almamater dan terus berkarya sesuai bidang keilmuan masing-masing. Ia berharap para alumni dapat memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat serta ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.
Baca Juga: PKM Universitas Muhammadiyah Pontianak: Gandeng Siswa MAN 1 Tingkatkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Sementara itu, Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Elly Trisnawati, SKM, M.Sc, menyampaikan prodi Kesmas terus menunjukkan peningkatan capaian akademik. Pada yudisium kali ini, sebanyak 44 mahasiswa berhasil menyelesaikan studi hanya dalam waktu 3,5 tahun.
Menurutnya, percepatan masa studi tersebut dimungkinkan melalui dua jalur, yakni jalur jurnal dan jalur skripsi. Pada jalur jurnal, mahasiswa terlibat dalam penelitian dosen dan menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi SINTA sebagai pengganti skripsi. Sedangkan jalur skripsi ditempuh melalui penelitian mandiri seperti biasa.
Selain itu, kurikulum Prodi Kesehatan Masyarakat juga menitikberatkan pada project-based learning dan pengalaman lapangan. Mahasiswa dibekali melalui kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL), magang, Kuliah Kerja Usaha (KKU), serta penguatan soft skill agar siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Adapun enam konsentrasi peminatan yang tersedia di prodi tersebut meliputi Promosi Kesehatan, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Kesehatan Reproduksi, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Elly berharap para lulusan tidak hanya menguasai teori, namun juga mampu mengimplementasikan ilmu di lapangan. Ia menyebut banyak alumni Kesmas UMP yang kini berkarier di sektor pemerintahan maupun swasta, bahkan beberapa telah menjabat sebagai Kepala Puskesmas.
Di sisi lain, Ketua Program Studi Psikologi, Rizki Fitlya, M.Psi., Psikolog, mengatakan mahasiswa Psikologi telah melalui proses akademik komprehensif. Para mahasiswa dibekali teori dan keterampilan aplikatif di berbagai bidang psikologi, mulai dari psikologi pendidikan, sosial, klinis, perkembangan, hingga industri.
Baca Juga: Dosen UMP Kembangkan Intervensi Gizi untuk Cegah Stunting di Daerah Aliran Sungai
Untuk menunjang kesiapan kerja, mahasiswa semester akhir juga diwajibkan mengikuti program magang dan Praktik Kerja Unit (PKU). Menurutnya, langkah ini penting agar lulusan memiliki keterampilan nyata saat memasuki dunia kerja maupun terjun langsung ke masyarakat.
Pada periode yudisium ini, sebanyak 16 mahasiswa Psikologi mengikuti prosesi kelulusan, termasuk enam mahasiswa yang berhasil lulus melalui jalur jurnal dengan masa studi 3,5 tahun.
“Kami berharap para lulusan mampu meraih kesuksesan, mandiri, adaptif, dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan ilmu yang telah diperoleh,” kata Rizki.
Dalam prosesi tersebut, lulusan terbaik Program Studi Kesehatan Masyarakat diraih Salsa Septiani Nur, S.K.M. Sedangkan lulusan terbaik Program Studi Psikologi diraih oleh Dwi Tysna Duta Prasetyo, S.Psi.
Yudisium ke-19 ini menjadi momentum penting bagi UMP dalam mencetak lulusan unggul yang siap bersaing, berintegritas, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (dya/ser)
Editor : Silvina