Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Lepas Jemaah Haji KBIHU Kalbar, Gubernur Norsan Ingatkan Jaga Fisik dan Niat

Marsita Riandini • Minggu, 26 April 2026 | 16:31 WIB
Gubernur Kalbar saat melepas keberangkatan jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (26/4/2026). (FOTO: ADPIM PEMPROV KALBAR)
Gubernur Kalbar saat melepas keberangkatan jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (26/4/2026). (FOTO: ADPIM PEMPROV KALBAR)

 

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, melepas keberangkatan jemaah calon haji KBIHU Muhammadiyah Kalbar di Pendopo Gubernur, Minggu (26/4/2026).

Di tengah suasana haru, ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga ujian fisik yang berat.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik dan rohani. Tawaf, sa’i, hingga melontar jumrah membutuhkan stamina kuat. Karena itu, jaga kesehatan sebelum hari wukuf,” pesannya.

Ia menekankan, puncak ibadah di Padang Arafah menuntut kondisi tubuh yang prima agar jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian dengan sempurna.

Momen pelepasan itu juga diwarnai rasa hormat Norsan kepada Pembina Muhammadiyah Kalbar, Hasan Gapar.

Ia mengenang sosok gurunya yang telah membimbingnya sejak sekolah hingga saat menunaikan haji pertama pada 2003.

“Beliau guru saya dan pembimbing ibadah saya. Alhamdulillah hingga kini masih sehat di usia 81 tahun,” ujarnya disambut tepuk tangan jemaah.

Mengutip Surah Al-Baqarah ayat 197, Norsan mengingatkan pentingnya menjaga lisan dan perilaku selama berhaji.

Ia menegaskan tiga larangan utama saat ihram, yakni rafats, fusuk, dan jidal.

Rafats berarti ucapan tidak pantas, fusuk adalah perbuatan maksiat, dan jidal merupakan perdebatan yang memicu perselisihan.

Suasana sempat mencair saat Norsan melontarkan candaan kepada para jemaah.

“Tujuannya haji mabrur, bukan beli emas berkilo-kilo. Sabar ya, Ibu-Ibu, fokus ibadah dulu,” ujarnya disambut tawa.

Menutup sambutan, ia memimpin lantunan talbiyah yang membuat suasana semakin khusyuk dan emosional.

Ia berharap seluruh jemaah asal Kalbar dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan kembali dalam keadaan sehat.

“Saya berharap berangkat dengan niat tulus, menjalankan ibadah dengan sempurna, dan pulang meraih haji mabrur,” pungkasnya. (mrd)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#pelepasan haji #haji Kalbar 2026 #jemaah haji Pontianak #KBIHU Muhammadiyah #ria norsan