Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ditunjuk jadi Dirut Baru Bank Kalbar, Edy Kusnadi Sebut UMKM Jadi Senjata Dorong Ekonomi Daerah

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 3 Mei 2026 | 23:24 WIB
Edy Kusnadi
Edy Kusnadi

 

PONTIANAK POST— Bank Kalbar menyiapkan arah baru. Usai penunjukan Edy Kusnadi sebagai calon Direktur Utama (Dirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 11 Februari 2026, fokus utama langsung ditegaskan: memperbesar peran UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Edy menyebut, fondasi Bank Kalbar saat ini berada dalam kondisi sangat sehat, menjadi modal kuat untuk ekspansi yang lebih agresif namun tetap terukur.

“Dari sisi kinerja keuangan 2025, risiko kredit rendah dengan NPL gross 1,85 persen dan net 0,58 persen. Efisiensi operasional terjaga dengan BOPO 69,94 persen, permodalan sangat kuat dengan CAR 36,97 persen, serta profitabilitas stabil dengan ROA 2,61 persen dan ROE 12,28 persen. Likuiditas juga aman dengan LDR 85,59 persen,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Bank Kalbar dinilai siap memainkan peran lebih besar dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.

Sepanjang 2025, total aset Bank Kalbar mencapai Rp27,68 triliun, dengan aset produktif sebesar Rp26,75 triliun. Kinerja itu menghasilkan laba bersih Rp511 miliar, mencerminkan dominasi aset yang mampu menghasilkan pendapatan.

“Ini menunjukkan Bank Kalbar sangat siap mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi daerah,” tegas Edy.

Salah satu fokus utama ke depan adalah memperbesar pembiayaan sektor UMKM. Hingga 31 Maret 2026, penyaluran kredit UMKM telah mencapai Rp2,93 triliun kepada lebih dari 19 ribu debitur.

Angka tersebut setara dengan porsi sekitar 16,40 persen dari total kredit, yang dinilai masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.

“Potensi UMKM masih sangat besar. Kami siap meningkatkan porsinya dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Edy.

Meski ekspansi akan didorong, Edy memastikan prinsip kehati-hatian tetap menjadi prioritas. Penyaluran kredit akan dilakukan dengan manajemen risiko terintegrasi, penguatan fungsi kepatuhan, serta audit berkala sebagai bagian dari sistem three lines of defense.

Edy sendiri telah mengantongi sertifikasi manajemen risiko hingga jenjang tertinggi level VII, serta sertifikasi analisa keuangan sesuai persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagi calon pimpinan bank.

Dengan kombinasi kinerja keuangan yang solid dan strategi ekspansi berbasis UMKM, Bank Kalbar optimistis mampu memperkuat perannya sebagai bank daerah yang tidak hanya sehat, tetapi juga berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. (ant)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#Edy Kusnadi #UMKM #bank Kalbar #perbankan #ekonomi daerah