PONTIANAK POST — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat melaksanakan apel pagi di Aula Soepomo, Senin (4/5), yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Jonny Pesta Simamora, dan diikuti seluruh pegawai.
Dalam amanatnya, Jonny menekankan kesiapan jajaran dalam menyukseskan agenda sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan digelar keesokan harinya. Kegiatan tersebut dijadwalkan dihadiri Wakil Menteri serta melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, akademisi, mahasiswa, hingga organisasi masyarakat.
“Seluruh pegawai diminta hadir dan berperan aktif dalam kegiatan besok. Ini adalah tugas bersama untuk mengorganisir kegiatan secara maksimal, termasuk memastikan kehadiran para undangan dari berbagai unsur,” tegas Jonny.
Baca Juga: Kemenkum RI Bahas Jabatan Fungsional Baru AHU, Kanwil Kalbar Ikut Konsinyasi Nasional
Ia juga mengingatkan pentingnya pembagian tugas yang jelas, termasuk penempatan petugas pada loket layanan agar pelayanan publik tetap berjalan. Selain itu, pengaturan penggunaan pakaian turut menjadi perhatian untuk menciptakan kesan kegiatan yang inklusif.
Jonny turut memaparkan sejumlah agenda strategis lainnya, di antaranya persiapan penilaian menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia menyebutkan nilai evaluasi kinerja Kanwil Kemenkum Kalbar mengalami peningkatan dari 86 menjadi 89,2.
“Peningkatan ini harus menjadi motivasi bagi kita semua. Untuk mencapai WBBM, kita harus mampu meyakinkan tim penilai nasional melalui kinerja nyata dan dokumentasi yang baik,” ujarnya.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Gelar Rakor Penilaian Kompetensi Analis dan Penyuluh Hukum 2026
Selain itu, ia juga menyampaikan rencana kunjungan Wakil Menteri ke Pontianak serta sejumlah agenda lanjutan, seperti penguatan tugas dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), kegiatan di Sintang bersama DPR RI, hingga rapat koordinasi nasional yang akan dilaksanakan secara virtual.
Menutup amanatnya, Jonny mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi meski di tengah keterbatasan anggaran. Ia menegaskan bahwa produktivitas serta kualitas pelayanan harus tetap menjadi prioritas.
“Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, kita optimistis dapat mencapai kinerja yang lebih baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Miftahul Khair