PONTIANAK POST – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA-PMII) Provinsi Kalimantan Barat resmi menetapkan kembali Suib sebagai Ketua Umum untuk masa khidmat 2025–2030.
Penetapan tersebut berlangsung dalam forum Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Pontianak dan diikuti oleh perwakilan pengurus cabang dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Pemilihan ketua umum menjadi agenda utama dalam forum tertinggi organisasi tingkat wilayah tersebut. Dari tiga kandidat yang maju, yakni Mulyadi Tawik, Muhammad Nurdin, dan Suib, proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme musyawarah mufakat yang melibatkan 12 peserta dari unsur PC IKA-PMII se-Kalbar dan pengurus wilayah.
Hasilnya, Suib kembali memperoleh dukungan mayoritas dan ditetapkan sebagai ketua umum untuk periode kedua.
Keputusan tersebut dibacakan langsung oleh presidium sidang yang dipimpin Sudarto, didampingi Zaenuddin dan Didi Darmadi.
Selain menetapkan ketua umum, forum juga menunjuk Mulyadi Tawik sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PW IKA-PMII Kalbar, yang diharapkan menjadi penyeimbang strategis dalam arah kebijakan organisasi.
Baca Juga: HUT ke-78 Bhayangkara, Suib: Bangun Terus Kedekatan dengan Masyarakat
Dalam sambutannya, Suib menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya oleh seluruh alumni PMII di Kalimantan Barat.
“Masih banyak pekerjaan besar yang harus kita selesaikan ke depan. Karena itu, saya berharap PW IKA-PMII Kalbar mampu menjaga solidaritas dan menjadi super team yang solid,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsolidasi internal dan penguatan jaringan alumni menjadi kunci dalam mendorong peran organisasi yang lebih strategis di tengah dinamika pembangunan daerah.
Selain penguatan organisasi, Suib juga menyoroti isu strategis yang akan menjadi fokus PW IKA-PMII Kalbar ke depan, yakni mendorong keadilan dalam pembagian hasil sumber daya alam (SDA) antara pemerintah pusat dan daerah.
Menurutnya, Kalimantan Barat sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam harus mendapatkan porsi yang lebih adil agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal.
“Ke depan, kita akan memperjuangkan agar bagi hasil sumber daya alam Kalimantan Barat lebih berimbang dan adil bagi masyarakat Kalbar,” tegasnya.
Baca Juga: DPP Hanura Rekomendasikan Suib Sebagai Cawagub Kalbar
Dalam forum tersebut juga ditetapkan tim formatur yang akan menyusun kepengurusan lengkap PW IKA-PMII Kalbar periode 2025–2030.
Suib melanjutkan bahwa musyawarah wilayah ini menjadi momentum konsolidasi penting bagi alumni PMII di Kalimantan Barat untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan daerah, baik melalui jalur politik, sosial, maupun ekonomi.
"Dengan kepemimpinan yang berlanjut, PW IKA-PMII Kalbar diharapkan mampu memainkan peran lebih aktif sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus motor penggerak aspirasi masyarakat, khususnya dalam isu-isu strategis seperti pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi daerah," pungkasnya. (den)
Editor : Miftahul Khair