PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan pentingnya peran Ikatan Keluarga Besar Kalimantan Barat (IKKB) sebagai jembatan sinergi antara masyarakat perantauan dengan pembangunan daerah.
Ria Norsan menilai keberadaan IKKB bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, khususnya antara Kalimantan Barat dan DKI Jakarta.
“Saya berharap hubungan antara Kalimantan Barat dan DKI Jakarta semakin harmonis dan produktif melalui Ikatan Keluarga Besar Kalimantan Barat yang baru saja dikukuhkan ini,” ujar Norsan.
Ia juga menyampaikan pesan kepada warga Kalbar di perantauan agar tetap menjaga persatuan dan tidak melupakan kampung halaman.
Baca Juga: Iduladha 2026 Diperkirakan Serentak 27 Mei, Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei
Menurutnya, IKKB harus menjadi organisasi yang inklusif tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial.
Norsan turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kalbar mencapai 5,39 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar juga meningkat dari 71,19 menjadi 72,09.
Menurut Norsan, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk DKI Jakarta.
“Kami memiliki potensi besar, mulai dari CPO hingga industri alumina. Potensi ini harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kalbar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pembina IKKB, , menekankan pentingnya membangun daerah sebagai fondasi utama kemajuan nasional. Ia menilai kemakmuran negara hanya dapat tercapai apabila daerah-daerah ikut berkembang.
Baca Juga: BI dan Pemerintah Hidupkan Lagi Dana Stabilitas Obligasi untuk Jaga Rupiah
“Negara akan makmur bila daerah itu dulu makmur. Kita berkewajiban untuk memakmurkan daerah kita terlebih dahulu,” tegas OSO.
Ia juga mengajak seluruh pejabat publik untuk menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta, , mengapresiasi kerukunan masyarakat Kalimantan Barat di Jakarta yang dinilai menjadi contoh keberagaman yang harmonis.
“Keberagaman warga Kalimantan Barat telah memberikan contoh nyata dalam kehidupan masyarakat Jakarta,” ujarnya.
Ketua IKKB periode 2026–2030, Dean Aslan, menyatakan komitmennya memperkuat kontribusi organisasi bagi masyarakat Kalbar di perantauan maupun di daerah asal. Ia menyebut IKKB akan fokus membangun kolaborasi antarkomunitas, pengembangan pariwisata, hingga isu lingkungan dan keberlanjutan.
Pengukuhan pengurus IKKB periode 2026–2030 ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Oesman Sapta Odang kepada Dean Aslan selaku ketua terpilih. Acara tersebut turut dihadiri Menteri UMKM , Sekretaris BNPP RI , anggota DPR RI , serta masyarakat perantauan asal Kalimantan Barat di Jakarta. Pengukuhan itu digelar di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, Minggu (3/5).(mse)
Editor : Hanif