Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bengkayang Dibidik Jadi Sentra Jagung Nasional, Kalbar Perkuat Ketahanan Pangan

Novantar Ramses Negara • Sabtu, 9 Mei 2026 | 11:45 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan membuat lubang tanam untuk benih jagung pada kegiatan Gema Membangun Desa dalam gerakan tanam jagung di Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan membuat lubang tanam untuk benih jagung pada kegiatan Gema Membangun Desa dalam gerakan tanam jagung di Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menargetkan Kabupaten Bengkayang menjadi daerah penghasil jagung nomor satu di Indonesia melalui penguatan sektor pertanian berbasis desa.

Target tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri kegiatan Gema Membangun Desa dalam gerakan tanam jagung di Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kamis (7/5). Kegiatan itu juga menjadi kunjungan kerja perdana Wagub ke wilayah perbatasan sejak resmi menjabat.

Menurut Krisantus, gerakan tanam jagung merupakan bagian dari implementasi program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan Asta Cita Presiden serta Wakil Presiden .

“Salah satu misi dalam Asta Cita adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” ujar Krisantus.

Baca Juga: Polsek Beduai dan Warga Tanam Jagung Hibrida, Garap Lahan Demplot 2 Hektare untuk Swasembada Pangan

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen memperkuat kembali posisi Bengkayang sebagai sentra produksi jagung nasional. Selain jagung, pemerintah juga mendorong penguatan sektor pangan lainnya melalui bantuan benih padi kepada masyarakat.

“Harapannya, produksi jagung di Kabupaten Bengkayang bukan hanya nomor satu di Kalbar, tetapi juga nomor satu di Indonesia,” katanya.

Dalam arahannya, Krisantus turut menyoroti pentingnya perubahan cara pandang terhadap profesi petani. Menurutnya, sektor pertanian kini menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat dan daerah.

“Saat ini pekerjaan petani adalah pekerjaan yang bermartabat dan memiliki gengsi tinggi. Bertani dapat menjadi tumpuan hidup sekaligus penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalbar melalui bantuan benih jagung sebanyak 7.500 kilogram untuk masyarakat perbatasan di Kecamatan Jagoi Babang.

Baca Juga: Ria Norsan Dorong IKKB Perkuat Sinergi Pembangunan Kalbar dan Jakarta

“Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jagoi Babang sekaligus memotivasi kelompok tani untuk terus mengembangkan usaha pertanian,” ujarnya. (mse/r)

Editor : Hanif
#Sentra Jagung Nasional #bengkayang #Wagub Kalbar #sektor pertanian #ketahanan pangan