PONTIANAK POST - Pengurus Bidang Pendidikan, Penataran dan Pelatihan KONI Provinsi Kalimantan Barat Irham Chandra memandang cabang olahraga atletik dan panjat tebing menjadi sorotan utama di gelaran O2SN Tingkat Kota Pontianak. Menurutnya, ke dua cabang olahraga ini diharap mampu menjadikan tradisi Kalbar untuk penyumbang prestasi di setiap event baik tingkat nasional dan internasional.
“Beberaap cabor O2SN kemarin sudah mulai dilaksanakan. Hari ini kembali dilombakan untuk cabor atletik dan panjat tebing O2SN tingkat Kota Pontianak. Saya harap, para atlet pelajar ini mampu bermain sebagus mungkin. Tampilkan performa terbaik,” ujar Irham, Sabtu (9/5).
Dijelaskan dia, pada tahun ini, cabang olahraga atletik tetap menjadi ibu dari seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, melibatkan nomor lari, lompat, dan lempar. Sementara itu, cabang panjat tebing juga menarik perhatian besar sebagai cabang olahraga yang memerlukan ketangkasan dan presisi tinggi, yang kini peminatnya di tingkat sekolah menengah terus meningkat.
Para pemenang dari masing-masing bidang lomba nantinya akan mewakili Kota Pontianak untuk bertanding di tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Dengan dukungan penuh dari pihak MKKS dan KONI, O2SN tahun ini diharapkan mampu meningkatkan standar prestasi olahraga pelajar di Kota Khatulistiwa.
“Kita apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan sekolah-sekolah yang terlibat. Sinergi antara dunia pendidikan dan pembinaan olahraga formal sangat krusial,” katanya.
KONI khususnya bidang pendidikan akan berkomitmen memantau hasil dari kompetisi ini guna diberikan ke pembinaan lebih lanjut.
Di tempat sama Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Pontianak, Sukran menekankan bahwa O2SN bukan sekadar ajang kompetisi fisik, melainkan wadah pembentukan karakter dan mental juara bagi generasi muda.
"Kami berharap melalui ajang ini, muncul bibit-bibit atlet potensial yang tidak hanya berprestasi di tingkat kota, tapi mampu membawa nama baik Pontianak ke level nasional bahkan internasional," ujarnya.(iza)
Editor : Hanif