PONTIANAK POST — Sebanyak 1.758 jemaah calon haji (JCH) dan 17 petugas haji dari Kalimantan Barat telah berangkat ke Tanah Suci. Jemaah tergabung Kloter 14 sebanyak 440 orang, Kloter 15 sebanyak 441 orang, Kloter 16 sebanyak 439 orang dan Kloter 17 sebanyak 438 orang.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalbar, Kamaludin mengatakan masih ada satu kloter terakhir yakni kloter 18 jemaah dari Kapuas Hulu, Melawi, Sintang, Kayong Utara, Sanggau dan Mempawah yang dijadwalkan berangkat pada Minggu (10/5) dari Embarkasi Batam.
"Insyaallah akan diberangkatkan lagi besok tanggal 10 (hari ini, red). Berharap jemaah di Kloter 18 ini sehat semua agar tidak ada lagi yang gagal atau tunda berangkat," ucapnya, Sabtu (9/5).
Baca Juga: Sekda Kalbar Harisson Ingatkan Jemaah Haji Singkawang Pentingnya Menjaga Kesehatan di Tanah Suci
Kamaludin bersyukur, proses keberangkatan jemaah dari Asrama Haji Pontianak ke Embarkasi Batam berjalan lancar. Namun, ada tiga jemaah calon haji yang gagal berangkat karena sakit.
"Tiga orang gagal dan sudah dipastikan tidak berangkat karena sakit. Gagal berangkat dari Asrama Haji Pontianak 1 orang atas nama Washila dari Kloter 17. Gagal berangkat dari Embarkasi dua orang atas nama Muhammad Yahya dan Sri Hartati dari kloter 16," jelasnya.
Selain itu, ada satu jemaah yang ditunda keberangkatannya sampai kondisi kesehatannya membaik.
"Satu jemaah dari kloter 17 ditunda keberangkatannya. Jika kondisi kesehatannya memungkinkan akan diberangkatkan di Kloter 25 BTH," tambahnya.
Baca Juga: Kloter 14 Haji Kalbar Sempat Tertunda Dua Jam Akibat Kendala Teknis Pesawat
Jemaah Kloter 18 diberangkatkan menuju Bandara Supadio pada pukul 09.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Hang Nadim Airport pada pukul 10.15 WIB menggunakan maskapai Lion Air.
Adapun jemaah yang tergabung dalam kloter ini berasal dari Kabupaten Sintang 32 orang, Melawi 8 orang, Kapuas Hulu 2 orang, Ketapang 12 orang, Kayong Utara 12 orang, Mempawah 12 orang, Sekadau 3 orang, serta 1 orang PHD, dengan total keseluruhan 83 orang termasuk petugas.
Kamaludin terus memantau kondisi jemaah yang telah tiba di Arab Saudi.
"Sampai saat ini informasi yang disampaikan lancar, jemaah yang sudah sampai, sudah menempati akomodasi yang sudah ditentukan dan ibadahnya juga tidak ada kendala," pungkasnya. (mrd)
Editor : Miftahul Khair