PONTIANAK POST – Wakil Ketua Komisi V DPRD Kalimantan Barat, Yuliani mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya satu pasien terkonfirmasi positif hantavirus di Kalimantan Barat yang dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama satu hari di rumah sakit.
Menurut Yuliani, langkah antisipasi paling penting yang harus dilakukan masyarakat saat ini adalah menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit yang berkaitan dengan hewan pengerat, khususnya tikus.
“Pastinya kita harus berhati-hati dengan adanya virus ini. Kewaspadaan masyarakat Kalimantan Barat terhadap virus ini harus ditingkatkan,” ujarnya.
Baca Juga: Sekda Kalbar Ungkap Kronologi Kasus Hanta Virus di Ketapang, Pasien Meninggal Sehari Setelah Dirawat
Ia mengatakan, kondisi lingkungan yang tidak bersih berpotensi memicu berkembangnya populasi tikus yang diketahui menjadi salah satu media penularan hantavirus.
“Kita tetap waspada dan menjaga kebersihan. Kalau lingkungan kotor, pasti banyak tikus,” katanya.
Politisi PAN Kalbar ini juga mengimbau masyarakat di Kabupaten Ketapang maupun wilayah Kalimantan Barat secara umum agar tidak mengabaikan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Yang pasti saya mengimbau masyarakat Kabupaten Ketapang dan Kalimantan Barat secara umum untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan,” tutur anggota DPRD Kalbar dari dapil Ketapang dan Kayong Utara ini.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Kalbar Konfirmasi Penemuan Hantavirus di Provinsi ini
Selain menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang terindikasi pada mengalami gejala hantavirus ini.
Kasus hantavirus sendiri menjadi perhatian karena virus tersebut dapat menular melalui paparan urine, air liur, maupun kotoran tikus yang terinfeksi. Karena itu, pengendalian lingkungan dan kebersihan menjadi langkah utama dalam pencegahan penyebaran penyakit tersebut.
"Kami (DPRD Kalbar) berharap pemerintah daerah bersama dinas kesehatan dapat terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait tindakan pencegahan dan langkah mitigasi terhadap potensi penyebaran hantavirus di daerah," pungkasnya.(den)
Editor : Miftahul Khair