Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Judi Online Jadi Ancaman, Polda Kalbar Perkuat Patroli Siber dan Pengawasan Transaksi

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 12 Mei 2026 | 12:00 WIB
Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono.
Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono.

PONTIANAK POST – Polda Kalbar menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik judi online yang dinilai kian mengkhawatirkan. Selain merugikan masyarakat secara ekonomi, aktivitas ilegal ini juga berpotensi membuka celah masuknya jaringan kejahatan lintas negara.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku judi online untuk beroperasi di wilayah hukum Kalbar. Penegakan hukum dilakukan tegas, menyasar seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemain, operator, hingga pihak yang mendukung pendanaan, dan promosi.

“Jangan sampai Kalbar menjadi tempat aman bagi bandar judi online maupun pelaku scam internasional. Kami akan tindak tegas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dalam beberapa waktu terakhir, kepolisian meningkatkan patroli siber, dan pemantauan terhadap aktivitas digital yang mencurigakan. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Mabes Polri yang menempatkan pemberantasan judi online sebagai salah satu prioritas nasional.

Baca Juga: Sekda Singkawang Dorong OPD Tingkatkan Transparansi dan Layanan Informasi Publik

Selain itu, Polda Kalbar juga menggandeng instansi terkait, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika serta pihak perbankan, untuk memutus aliran transaksi keuangan yang berkaitan dengan judi online. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting guna mempersempit ruang gerak jaringan kejahatan digital yang semakin kompleks.

Fenomena judi online sendiri terus menjadi perhatian pemerintah pusat. Perputaran uang dalam praktik ini disebut mencapai angka besar dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Dampaknya tidak hanya pada ekonomi keluarga, tetapi juga berpotensi menjadi pintu masuk tindak kriminal lain seperti pencucian uang dan penipuan digital.

Polda Kalbar mengimbau masyarakat agar tidak tergiur iming-iming keuntungan instan dari judi online. Edukasi, dan sosialisasi terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya serta konsekuensi hukum dari aktivitas tersebut. “Peran masyarakat sangat penting. Jika menemukan indikasi judi online atau aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” tambahnya.

Dengan langkah tegas, dan kolaborasi lintas sektor, Polda Kalbar berharap mampu menekan angka kejahatan judi online di wilayah Kalbar. “Sekaligus mencegah daerah ini menjadi target jaringan bandar judi, dan pelaku scam internasional,” pungkasnya.(bar/r)

Editor : Hanif
#scam internasional #polda kalbar #judi online #patroli siber