Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Madu Kelulut Kubu Raya Didorong Raih Indikasi Geografis, Potensi Ekonomi Lokal Jadi Sorotan

Miftahul Khair • Rabu, 20 Mei 2026 | 14:55 WIB
Kanwil Kemenkum Kalbar menerima audiensi dari UMKM lokal Madu Kelulut Kubu Raya pada Selasa (19/5). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)
Kanwil Kemenkum Kalbar menerima audiensi dari UMKM lokal Madu Kelulut Kubu Raya pada Selasa (19/5). (DOK KANWIL KEMENKUM KALBAR)

PONTIANAK POST – Potensi ekonomi lokal dari produk Madu Kelulut Kubu Raya kini didorong mendapatkan perlindungan hukum melalui skema Indikasi Geografis (IndiGeo).

Upaya tersebut dibahas dalam audiensi antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat melalui Divisi Pelayanan Hukum bersama pegiat Madu Kelulut Kabupaten Kubu Raya di Ruang Rapat Kadiv Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Kalbar, Selasa (19/5).

Pertemuan itu membahas perkembangan proses pendaftaran IndiGeo Madu Kelulut Kubu Raya sebagai produk unggulan daerah yang dinilai memiliki karakteristik khas dan nilai ekonomi tinggi.

Baca Juga: Kemenkum Kalbar Dorong Produk Indikasi Geografis Go Digital Lewat Marketplace Nasional dan Global

Audiensi diterima langsung Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Kalbar, Farida Wahid, bersama tim Bidang Kekayaan Intelektual.

Dalam pertemuan tersebut, para pegiat madu kelulut menjelaskan lokasi produksi madu tersebar di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Batu Ampar, Teluk Pakedai, kawasan hutan, pesisir, hingga area permukiman.

Keberagaman ekosistem itu disebut menghasilkan karakteristik madu yang berbeda dan menjadi kekuatan utama dalam pengajuan Indikasi Geografis.

Farida menegaskan dokumen deskripsi IndiGeo harus mampu menjelaskan secara ilmiah keterkaitan antara faktor alam, flora, ekosistem, dan kualitas khas produk madu kelulut.

Baca Juga: Dari Perbatasan Bengkayang RI-Malaysia, Kemenkum Kalbar Identifikasi Potensi Indikasi Geografis Tikar Bidai dan Juah di Jagoi Babang

Selain itu, dokumen juga wajib memuat sejarah produk, metode produksi, batas wilayah geografis, hingga sistem pengendalian mutu secara lengkap.

Dalam audiensi itu juga dibahas sejumlah tantangan yang masih dihadapi para petani dan kelompok usaha madu kelulut.

Beberapa di antaranya yakni kelembagaan kelompok tani dan koperasi yang belum optimal, serta sistem pemasaran yang masih dilakukan secara individual sehingga harga jual produk belum seragam.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kanwil Kemenkum Kalbar mendorong penguatan Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) agar dapat menjadi penggerak utama dalam menjaga standar mutu dan memperkuat posisi tawar petani.

Para pegiat madu kelulut juga menyerahkan sejumlah dokumen penting kepada Kanwil Kemenkum Kalbar, mulai dari logo produk, Surat Keputusan MPIG, hingga dokumen deskripsi produk sebagai bahan verifikasi lanjutan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Jonny Pesta Simamora, menilai perlindungan Indikasi Geografis menjadi langkah penting dalam menjaga identitas produk lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Madu Kelulut Kubu Raya bukan sekadar produk lokal biasa ini adalah identitas, warisan ekologis, dan sumber penghidupan nyata bagi masyarakat Kubu Raya. Kanwil Kemenkum Kalbar berkomitmen untuk terus mendampingi proses pendaftaran Indikasi Geografis ini hingga tuntas. Dengan perlindungan IndiGeo, produk ini akan memiliki posisi yang lebih kuat di pasar, terlindungi dari pemalsuan, dan memberi nilai ekonomi yang lebih adil bagi para petani dan komunitas lokal di Kalimantan Barat," tegas Jonny.

Baca Juga: Tikar Bidai hingga Tengkawang Didorong Terdaftar Indikasi Geografis Kabupaten Bengkayang

Sebagai tindak lanjut, tim Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Kalbar akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi untuk memverifikasi data teknis sekaligus mendampingi penyempurnaan dokumen pendaftaran IndiGeo. (*)

Editor : Miftahul Khair
#Kanwil Kemenkum Kalbar #indikasi geografis #madu kelulut