Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Hadiri Pekan Gawai Dayak, Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Jaga Keharmonisan dan Persatuan

Novantar Ramses Negara • Kamis, 21 Mei 2026 | 16:43 WIB
Peserta mengikuti pawai budaya dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-40 Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Rabu (20/5). (HARYADI/PONTIANAKPOST)
Peserta mengikuti pawai budaya dalam pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-40 Kalimantan Barat di Rumah Radakng, Rabu (20/5). (HARYADI/PONTIANAKPOST)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh masyarakat menjaga keharmonisan, persatuan, dan kondusivitas daerah sebagai fondasi penting dalam mendorong kemajuan dan kesejahteraan Kalimantan Barat.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Welcome Dinner Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 bersama tamu dari berbagai negara, seperti Malaysia dan Singapura, di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (19/5) malam.

Norsan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Pekan Gawai Dayak yang dinilai bukan hanya sebagai agenda budaya, tetapi juga simbol persatuan masyarakat Kalimantan Barat yang majemuk.

“Saya selaku Gubernur Kalimantan Barat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya Pekan Gawai Dayak ke-40. Mari kita jaga persatuan dan keharmonisan supaya daerah kita tetap kondusif demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Kalimantan Barat ini sangat indah dan harus kita wariskan kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Baca Juga: Heri Mustamin Soroti Wacana Ratusan SPKLU Dibangun di Kalbar: Jangan Sampai Listrik Rumah Tangga dan UMKM Terdampak

Ia menjelaskan, Pekan Gawai Dayak merupakan tradisi masyarakat Dayak sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang diperoleh.

“Gawai Dayak merupakan ungkapan syukur masyarakat Dayak setelah berhasil panen padi. Tradisi ini menjadi bagian penting dari identitas budaya Kalimantan Barat,” jelasnya.

Menurut Norsan, pelaksanaan Pekan Gawai Dayak tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata.

Ia menilai kehadiran tamu dari berbagai daerah hingga mancanegara mampu mendorong geliat ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Mudah-mudahan ke depan, apabila ada kegiatan di Sarawak, Sabah maupun wilayah lainnya, Kalimantan Barat juga dapat dilibatkan dan diundang,” harapnya.

Baca Juga: Kasus DBD di Kalbar Tembus 970, Kapuas Hulu Tertinggi dan Empat Orang Dilaporkan Meninggal

Sementara itu, perwakilan Delegasi Anak Borneo Malaysia, Spencer Birai, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada seluruh delegasi dan tamu yang hadir.

“Kehangatan dan keramahan yang kami terima menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam merangkul dan menghargai setiap elemen masyarakat. Malam ini bukan sekadar welcome dinner, tetapi juga ruang silaturahmi dan memperkuat kebersamaan untuk Kalimantan Barat yang maju, berbudaya, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk terus bersinergi dalam menjaga dan melestarikan budaya Dayak sebagai warisan bersama masyarakat Borneo.

“Kami siap terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian budaya dan mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. (mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #keharmonisan #gubernur kalbar #pekan gawai dayak