PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, memastikan penyaluran bantuan hewan kurban Iduladha 2026 dilakukan secara merata di seluruh 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, dengan prioritas menyasar daerah terpencil, tertinggal, serta pondok pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalbar telah melakukan pendataan dan koordinasi melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami mengutamakan daerah-daerah terpencil terlebih dahulu, termasuk pondok pesantren agar para santri juga dapat merasakan manfaat hewan kurban. Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan masyarakat yang membutuhkan dan belum memiliki kesempatan rezeki yang sama,” ujar Norsan di Pontianak, kemarin.
Ia menegaskan, pemerataan bantuan kurban menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan dan kepedulian sosial hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Baca Juga: Kemenkum Kalbar Harmonisasi Dua Raperbup Melawi, Fokus Sinkronisasi Regulasi Daerah
Selain itu, Norsan turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Kalbar, yang dinilai konsisten berkontribusi dalam kegiatan sosial dan keagamaan di Kalimantan Barat.
“Mudah-mudahan amanah ini dapat kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Harapan kita bersama, apa yang dilakukan ini mendapat rida dan berkah dari Allah SWT,” pungkasnya. (mse)
Editor : Hanif