Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Arwana Super Red Kalbar Kembali Mendunia, Kontes Internasional di Pontianak Serap Ribuan Pengunjung

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 24 Mei 2026 | 22:48 WIB
DUKUNG ARWANA KALBAR: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Ketua Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk Indonesia Eri Hikmatul Basyir menghadiri pembukaan APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, Sabtu (24/5). Ajang tersebut memperkuat posisi arwana super red Kalbar di pasar internasional.
DUKUNG ARWANA KALBAR: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dan Ketua Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk Indonesia Eri Hikmatul Basyir menghadiri pembukaan APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre, di Pontianak.

 

PONTIANAK POST — kembali mengangkat nama arwana super red asal Kalimantan Barat ke panggung dunia. Kontes ikan hias internasional yang berlangsung di Pontianak Convention Centre sejak 21 hingga 24 Mei 2026 itu dipadati ribuan pengunjung dan peserta dari berbagai negara.

Sebanyak 190 ekor arwana super red Kalbar bersama berbagai varietas unggulan lainnya dipamerkan dalam ajang yang digelar Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk Indonesia (APPS) bersama Mayin Internasional tersebut.

Peserta datang dari Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Filipina, China, Jepang, Taiwan, Vietnam, hingga Hongkong. Kehadiran mereka memperkuat posisi Kalimantan Barat sebagai salah satu pusat arwana terbaik di dunia.

Pasar China Jadi Motor Ekspor Arwana Kalbar

Ketua Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk Indonesia, Eri Hikmatul Basyir, mengatakan permintaan pasar internasional terhadap arwana asal Kalimantan Barat terus meningkat sepanjang 2025 hingga 2026.

Menurut dia, arwana super red Kalbar masih menjadi primadona kolektor dunia karena memiliki kualitas warna merah yang khas, bentuk tubuh proporsional, serta karakter sisik yang dinilai eksklusif.

“Nilai ekspor arwana ke luar negeri meningkat pesat di tahun 2025 hingga 2026. Ini menunjukkan semakin banyak masyarakat dunia tertarik dengan arwana asal Kalimantan Barat, terutama pasar China,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal China Fisheries Association Arowana Branch, Gao Baoliang, menyebut China hingga kini masih menjadi importir terbesar arwana asal Indonesia, khususnya dari Kalbar.

Ia menjelaskan, ikan arwana memiliki makna simbolik penting bagi masyarakat China karena dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran.

“Warna merah pada arwana dianggap melambangkan kejayaan dan rezeki. Selain itu, bentuk sisik, sirip hingga ekornya memiliki daya tarik tersendiri bagi para kolektor,” katanya.

Kapuas Hulu Disebut Penghasil Arwana Terbaik

Ria Norsan mengapresiasi suksesnya pelaksanaan kontes internasional tersebut. Menurut dia, arwana super red asal Kapuas Hulu masih menjadi yang terbaik karena berasal dari habitat alami.

Ia menilai sektor ikan hias memiliki potensi besar dalam mendongkrak ekonomi daerah dan membuka peluang usaha masyarakat.

“Ke depan kita akan buat regulasi yang mempermudah penangkar melakukan ekspor ke luar negeri sehingga mereka tidak merasa khawatir lagi saat mengirim komoditas,” tegasnya.

Norsan mengakui para penangkar selama ini masih menghadapi sejumlah kendala birokrasi dalam proses ekspor arwana ke pasar internasional.

PAMERAN ARWANA: Pengunjung mengamati ikan arwana yang dipamerkan dalam “APPS International Arowana Contest” di Pontianak Convention Centre (PCC), Kamis (21/5).
PAMERAN ARWANA: Pengunjung mengamati ikan arwana yang dipamerkan dalam “APPS International Arowana Contest” di Pontianak Convention Centre (PCC), Kamis (21/5).

 

Festival Oriental Hidupkan UMKM Pontianak

Selain kontes arwana internasional, kegiatan tersebut juga diramaikan Festival Oriental di area luar PCC. Berbagai stan kuliner, pameran industri kreatif, hingga hiburan rakyat dipadati pengunjung selama empat hari pelaksanaan.

Kegiatan itu memberi dampak langsung terhadap pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal di Pontianak. Sejumlah pedagang mengaku penjualan meningkat karena tingginya jumlah pengunjung dari luar daerah maupun luar negeri.

Arwana Jadi Simbol Ekonomi dan Identitas Kalbar

Melalui suksesnya penyelenggaraan APPS International Arowana Contest 2026, Kalimantan Barat kembali menegaskan posisinya sebagai pusat arwana dunia.

Kontes tersebut tidak hanya menjadi ajang prestise bagi kolektor ikan hias internasional, tetapi juga memperlihatkan bagaimana komoditas lokal mampu menjadi penggerak ekonomi daerah, membuka lapangan usaha, sekaligus memperkuat identitas Kalbar di pasar global. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kontes arwana internasional #arwana super red Kalbar #ekspor arwana Indonesia #APPS International Arowana Contest #pontianak