PONTIANAK POST - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa minta proses perizinan yang sifatnya menumbuhkan potensi ruang ekonomi baru hendaknya didukung oleh Pemerintah Kota Pontianak. Menurutnya, dengan kondisi fiskal seperti ini, ruang ekonomi kreatif mampu menjadi salah satu potensi perputaran ekonomi.
“Seharusnya, ketika ada masyarakat atau komunitas yang mau membuat ruang kreatif dengan potensi besar menumbuhkan perputaran ekonomi baru, sudah semestinya dikeluarkan izinnya. Jangan justru dipersulit,” tegas Bebby, Rabu (3/6).
Bebby melihat, di lapangan anak-anak muda sebetulnya mau melakukan pergerakan menumbuhkan ruang kreatif dengan dampak positifnya, memunculkan ruang perputaran ekonomi baru. Namun kenyataan, mereka kerap dihadapkan dengan aturan perizinan yang terkadang menyulitkan. Alhasil ide kreatif tersebut justru menguap begitu saja.
Dikatakan Bebby, ruang tumbuh ekonomi kreatif yang dibuat anak muda Pontianak itu kini semakin banyak muncul. Seperti di Jalan Nusa Indah (eks dekat Ponti Sari) di waktu malam kini banyak anak muda membuka usaha di sana.
Begitu pula di daerah tak jauh dari Pasar Sudirman, banyak anak-anak muda membuka usaha. Baik itu warung kopi dan kulineran. Begitu juga di Jalan Letkol Sugiono di waktu malam. Sama. Ramai anak muda berjualan.
“Yang seperti ini harus didukung, sebab mereka menumbuhkan lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.
Bebby pun menanyakan Wali Kota Pontianak terhadap kecepatan perizinan usaha ekonomi kreatif ini. Seperti ajuan komunitas untuk membuka pasar Sabtu-Minggu di Jeruju. Dikatakannya jika segala perizinan dimudahkan. Namun hal sebenarnya, justru sulit untuk mendapatkan perizinan.
Padahal baik itu lurah, camat dan kapolsek setempat tidak menyoalkan jika pasar tersebut dibuka di sana. Hal-hal kaku dan tidak fleksibel seperti ini hendaknya dihilangkan oleh Pemkot Pontianak.
Menurutnya, ketika hal positif itu bisa menumbuhkan perputaran ekonomi, masyarakat bisa mendapatkan rezeki di sana, sebaiknya dapat didukung oleh Pemkot Pontianak. Caranya dengan memberikan kemudahan perizinan. “Inilah bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat,” singgungnya.
Baca Juga: Pelaku Ekonomi Kreatif di Pontianak Keluhkan Sulitnya Mengurus Perizinan Usaha Baru
ASN sudah semestinya dapat peka dengan kondisi keadaan ekonomi masyarakat saat ini. Ketika perizinannya bisa, sebaiknya dapat dikeluarkan suratnya. Dengan begitu masyarakat bisa membuka ruang ekonomi kreatif baru.
“Apa salahnya dicoba. Kalau memang lokasi itu miliki potensi ekonomi baru. Di saat seperti ini, kita harus optimis dalam hal apapun. Termasuk ruang-ruang baru perekonomian. Semua harus dicoba. Jangan justru jadi pesimis,” tegasnya.(iza)
Editor : Hanif