PONTIANAK POST - Sebanyak 122 pengurus OSIS dari empat SMP di bawah naungan Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder (YPSB) mengikuti Sinergisitas 2026 di SMP Bruder Pontianak pada 5–7 Juni 2026 sebagai upaya memperkuat karakter, kepemimpinan, dan jejaring persahabatan antarpelajar di Kalimantan Barat.
Peserta berasal dari SMP Bruder Pontianak, SMP Bruder Singkawang, SMP Karya Budi Putussibau, dan SMP Suparna Nangataman Sekadau yang untuk pertama kalinya bergabung dalam kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Generasi Bruder: Sederhana dalam Hati, Berani dalam Aksi, Unggul dalam Karya, Kuat dalam Kebersamaan”, kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi para pengurus OSIS untuk saling bertukar pengalaman dan praktik baik di sekolah masing-masing.
Bangun Kepemimpinan dan Karakter Pelajar
Perwakilan Ketua YPSB, Br. Ferdianus, MTB, menyampaikan Sinergisitas merupakan bentuk komitmen yayasan dalam membina karakter dan kepemimpinan peserta didik melalui kolaborasi lintas sekolah.
Baca Juga: SMP Bruder Pontianak Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
“Tahun ini ada hal yang istimewa karena SMP Suparna Nangataman Sekadau telah bergabung dalam kegiatan Sinergisitas. Kita juga patut bersyukur karena kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder dan para kepala sekolah sehingga dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Menurut Br. Ferdianus, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk belajar dari pengalaman sekolah lain dan membawa dampak positif ketika kembali ke lingkungan masing-masing.
“Harapannya, seluruh peserta dapat saling belajar hal-hal positif dari sekolah masing-masing dan setelah kembali ke sekolah mampu menjadi teladan serta membawa pengaruh positif bagi teman-temannya,” katanya.
Kegiatan diawali dengan tarian penyambutan dari siswa SMP Bruder Pontianak yang menciptakan suasana hangat sekaligus mempererat hubungan antar peserta sejak hari pertama.
Belajar Kerja Sama dan Menjadi Teladan
Dalam sesi pengembangan kepemimpinan, Br. Antonius Berito Doko, CP, membawakan materi tentang pentingnya kerja sama, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan organisasi siswa.
Baca Juga: Kurikulum OBE: Pemikiran tentang Matematika Industri dalam Pendidikan Tinggi
“Menjadi pengurus OSIS tidak bisa berjalan sendiri. Setiap program kegiatan membutuhkan kerja sama yang baik, perencanaan yang matang, serta komitmen untuk melaksanakannya secara konsisten,” pesannya.
Materi lainnya disampaikan Br. Hironimus Nasu Rusik, S.Pd., M.Pd., yang mengajak peserta menghidupi nilai-nilai dasar YPSB melalui keteladanan guru dan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan empat nilai utama YPSB, yakni Simpliciter (kesederhanaan), Confidenter (percaya diri), Competency (kompetensi), dan Community (kebersamaan), sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
Persahabatan Lintas Daerah
Selain mengikuti sesi materi, peserta juga terlibat dalam berbagai kegiatan seperti dinamika kelompok, outbound, olahraga bersama, senam bersama, ibadat, pentas seni, presentasi praktik baik, serta sesi berbagi pengalaman antar sekolah.
Kegiatan tersebut tidak hanya memperkaya wawasan organisasi, tetapi juga membangun persahabatan antara pelajar dari Pontianak, Singkawang, Putussibau, dan Sekadau.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta memperoleh pengalaman baru sekaligus memperluas jaringan pertemanan yang diharapkan dapat terus terjalin setelah kegiatan berakhir.
Melalui Sinergisitas 2026, YPSB berharap para pengurus OSIS mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan kepemimpinan yang melayani, semangat kolaborasi, dan pengaruh positif di sekolah masing-masing. (pms/ser)
Editor : Hanif