Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Gubernur Kalbar Ajak Petani Beralih ke Pupuk Organik, Akademisi Diminta Kembangkan Varietas Tahan Iklim

Marsita Riandini • Senin, 8 Juni 2026 | 11:54 WIB
Gubernur Ria Norsan saat menghadiri HUT ke-63 Fakultas Pertanian (Faperta) Untan sekaligus Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (Adpim Pemprov Kalbar)
Gubernur Ria Norsan saat menghadiri HUT ke-63 Fakultas Pertanian (Faperta) Untan sekaligus Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya di sektor pertanian dan beralih ke pupuk organik serta pola tanam yang lebih lestari. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hal itu disampaikan Norsan saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun Fakultas Pertanian yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Edu Agro Wisata Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Sabtu (6/6).

Dalam kesempatan tersebut, Norsan juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memperkuat posisi daerah sebagai salah satu lumbung pangan nasional melalui optimalisasi lahan potensial tanpa mengganggu kawasan hutan lindung.

Selain itu, ia mengajak kalangan akademisi, khususnya dosen dan peneliti, untuk mengembangkan varietas tanaman yang mampu beradaptasi terhadap cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi di Kalimantan Barat akibat perubahan iklim.

Baca Juga: DPRD Kalbar Soroti Harga Sawit Anjlok, Jangan Korbankan Petani

"Fakultas Pertanian memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk melahirkan generasi yang tidak hanya paham cara bertani modern, tetapi juga peduli pada kelestarian bumi. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini harus menjadi pengingat bahwa tanah yang kita tanami hari ini adalah titipan untuk generasi masa depan," katanya.

Norsan mengapresiasi peran Fakultas Pertanian yang selama ini aktif mendorong inovasi di sektor agraria. Namun, menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan produktivitas pangan, melainkan juga menjaga keseimbangan ekosistem di tengah ancaman perubahan iklim global.

Ia juga mendorong mahasiswa dan dosen untuk terus menghasilkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan guna memitigasi dampak perubahan iklim.

"Saya harap peringatan ini tidak hanya diisi dengan seremonial semata, melainkan juga dirangkaikan dengan berbagai aksi nyata peduli lingkungan seperti penanaman pohon di lingkungan kampus, pembagian bibit tanaman gratis kepada masyarakat, atau komitmen pengurangan sampah plastik di area kampus, serta seminar ilmiah yang membahas strategi adaptasi sektor pertanian Kalbar menghadapi krisis iklim global," ujarnya.

Di akhir kegiatan, Norsan menegaskan Pemerintah Provinsi Kalbar akan terus mendukung program-program akademik yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga: Ancaman Karhutla saat Kemarau, Brimob Patroli Lahan Gambut di Kubu Raya

"Pemprov Kalbar berharap Fakultas Pertanian terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan pangan yang berbasis kearifan lokal dan kelestarian lingkungan," pungkasnya.(mrd)

Editor : Hanif
#ria norsan #petani #Pupuk Organik #gubernur kalbar #Perubahan Iklim