Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PKM Polnep Jadi Jembatan: UMKM Kalbar Unjuk Produk di Hadapan Ribuan Bikers Internasional di Kuching

Marsita Riandini • Selasa, 9 Juni 2026 | 09:57 WIB
Tim Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dalam rangkaian  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2026. (ISTIMEWA)
Tim Dosen Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dalam rangkaian  kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2026. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST — Sebuah capaian membanggakan ditorehkan oleh tim dosen 
Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dalam rangkaian 
kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tahun 2026. Tim yang dipimpin
Mahendra Jaya, S.E., M.M. ini berhasil mempromosikan produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kalimantan Barat kepada khalayak internasional 
melalui partisipasi pada 24th Borneo Island International Big Bike Festival (BIIBBF) 2026
yang diselenggarakan di Kuching, Sarawak, Malaysia mulai tanggal 22 s/d 24 Mei 2026.

Festival internasional tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-24 ini menjadi 
magnet bagi ratusan komunitas biker dari Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, 
Thailand, dan Singapura. Pada tahun ini jumlah pendafatran peserta BIIBBF 1.256 orang.

Sedangkan jumlah pengunjung Booth pameran pada kegiatan tersebut sekitar 6.000 orang 
per hari. Tak sekadar ajang otomotif, BIIBBF juga merupakan wadah strategis promosi 
pariwisata, gaya hidup, dan ekonomi kreatif kawasan Borneo.

Baca Juga: Renovasi Masjid Ma’ash Shabirin Libatkan Dosen Teknik Arsitektur Polnep untuk Hindari Banjir

Dengan memanfaatkan satu 
stan pameran yang disediakan oleh panitia, tim PKM Polnep menampilkan berbagai produk 
khas Kalimantan Barat, antara lain kerajinan rotan, tenun ikat, dan batik khas Kalimantan 
Barat yang bernilai budaya tinggi.

Puncak dari kegiatan PKM ini adalah penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Politeknik Negeri Pontianak dengan Borneo Island Big Bike Motorcycle (BIBB) 
Sarawak.

Perjanjian kerja sama bertaraf internasional ini ditandatangani langsung oleh 
Presiden BIBB Sarawak, Ramlee Bin Tuah. Penandatanganan IA ini menjadi bukti nyata 
bahwa upaya promosi produk UMKM Kalbar telah mendapat sambutan serius dari 
komunitas bisnis internasional di kawasan Borneo dan membuka peluang kolaborasi jangka panjang yang berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama secara langsung Presiden BIBB Sarawak, Ramlee Bin Tuah menyampaikan undangan kepadaa TIM PKM untuk dapat mengikuti kegiatan serupa di tahun 2027.

Baca Juga: PDD Polnep Beri Kontribusi Nyata bagi Peningkatan SDM Kapuas Hulu

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM 
Kalimantan Barat, mendorong pemesanan dalam jumlah besar, serta menginisiasi 
kolaborasi bisnis lintas negara yang dapat meningkatkan pendapatan dan keberlangsungan 
usaha para pengrajin lokal.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras tim PKM yang terdiri dari delapan dosen 
berpengalaman lintas bidang. Dipimpin oleh Mahendra Jaya, S.E., M.M. selaku Ketua 
Pelaksana, tim beranggotakan Edy Sutrisno, S.E., M.AB.; Novi Desanti, S.E., M.AB.; Ade 
M. Yuardani, S.Sos., M.Si.; Drs. Agus Eko Tejo Sasongko, M.Si.; Endang Wahyuni, 
S.Sos., M.Si.; Haris Mirza Saputra, S.S.T., M.Si.; serta Hasymi Rinaldi, S.Sos., MPA.. 

Selama festival berlangsung, tim PKM menerapkan strategi promosi terpadu di stan 
pameran. Stan dirancang dengan elemen visual khas Kalimantan Barat, mulai dari motif  etnik, warna tradisional, hingga penataan produk yang menarik perhatian pengunjung.

Produk yang diperkenalkan TIM PKM kali ini antara lain produk dari Oud Hunter  Indonesia, Boyan (Kerajinan Tangan Pontianak), Kacak (Kerajinan, Tenun, Rotan dan Anyaman Pandan), Dekosi (Batik), dan Kampung Caping Pontianak.

Keikutsertaan dalam BIIBBF 2026 tidak sekadar menjadi ajang promosi sesaat. Lebih dari 
itu, kegiatan PKM ini merupakan investasi sosial-ekonomi yang berdampak nyata bagi 
pemberdayaan masyarakat dan penguatan citra Kalimantan Barat sebagai salah satu pusat 
produk kreatif di kawasan Borneo. 

Jurusan Administrasi Bisnis Polnep berharap bahwa Implementation Arrangement yang 
telah ditandatangani bersama BIBB Sarawak dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk 
program kerja sama konkret, termasuk pameran dagang reguler, pelatihan ekspor bagi 
pelaku UMKM, hingga pengembangan jejaring bisnis lintas batas yang lebih luas di 
kawasan Asia Tenggara. (mrd/ser)

Editor : Miftahul Khair
#administrasi bisnis #UMKM #Pengabdian Kepada Masyarakat #Politeknik Negeri Pontianak