Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Sekda Kalbar Dukung PAPDI Tingkatkan Kompetensi Dokter Spesialis dan Pelayanan Humanis

Novantar Ramses Negara • Selasa, 9 Juni 2026 | 11:22 WIB
Sekda Kalbar Harisson memukul gong tanda dimulainya pembukaan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan VII. (Adpim Pemprov Kalbar)
Sekda Kalbar Harisson memukul gong tanda dimulainya pembukaan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan VII. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, menghadiri Pelantikan Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Kalimantan Barat Periode 2025–2028 yang dirangkaikan dengan pembukaan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan VII (PKB VII) di Hotel Novotel Pontianak, Sabtu (6/6).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi tenaga medis sekaligus mempererat sinergi organisasi profesi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan itu, Direktur Rumah Sakit Universitas Tanjungpura, dr. Mira Delima Asikin, MMR., Sp.PD., FINASIM., resmi dilantik sebagai Ketua PAPDI Cabang Kalimantan Barat Periode 2025–2028 oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD., K-Kv., FINASIM.

Mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson menyampaikan apresiasi kepada pengurus PAPDI periode sebelumnya atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam memajukan organisasi serta mendukung peningkatan layanan kesehatan di daerah.

Baca Juga: Panen Raya Jagung PKK Bengkayang, Momen Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Keluarga

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus PAPDI periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi yang kuat bagi kepengurusan berikutnya untuk terus berkembang," ujarnya.

Harisson juga menyampaikan ucapan selamat kepada dr. Mira Delima Asikin beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik.

"Saya yakin, dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, PAPDI Kalbar akan semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.

Menurut Harisson, Kalimantan Barat masih membutuhkan lebih banyak dokter spesialis yang kompeten dan profesional untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga oleh sikap empati, keramahan, dan kepedulian terhadap pasien.

Baca Juga: Kalbar Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Sekda Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

"Pelayanan kesehatan tidak hanya soal kompetensi klinis, tetapi juga bagaimana menghadirkan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Harisson juga meyakini kualitas dokter-dokter di Kalimantan Barat tidak kalah dibandingkan tenaga medis dari daerah lain. Karena itu, ia mendorong seluruh dokter untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran.

Ia berharap kepengurusan baru PAPDI Kalbar mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas profesi sekaligus memperkuat kolaborasi antar tenaga kesehatan di daerah.

"Saya berharap dokter spesialis penyakit dalam di Kalbar dapat terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP PAPDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD., K-Kv., FINASIM., mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pengembangan organisasi profesi kedokteran dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Jaringan Joki UTBK Tembus Kalimantan, Tarif Masuk Kedokteran Capai Rp700 Juta

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus PAPDI Kalbar yang baru dilantik serta berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

"Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan organisasi dan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat," katanya.

Eka menegaskan bahwa tujuan organisasi profesi bukan hanya meningkatkan kompetensi anggotanya, tetapi juga memastikan para dokter dapat menjalankan praktik kedokteran secara optimal dan memperoleh dukungan yang memadai dalam menjalankan profesinya.

Menurutnya, PAPDI Kalimantan Barat merupakan salah satu cabang yang aktif dan berprestasi di tingkat nasional.

"Dari sisi kekompakan, kesejawatan, kolaborasi, hingga prestasi ilmiah, PAPDI Kalbar menunjukkan kualitas yang sangat baik. Karena itu, cabang ini sering menjadi salah satu rujukan bagi PAPDI di daerah lain," ujarnya.

Baca Juga: Kepastian Nasib 1.966 Dokter Pendidik Klinis: Kemdiktisaintek Resmikan Aturan Registrasi Dosen Tetap

Saat ini, PAPDI memiliki lebih dari 6.300 anggota dokter spesialis penyakit dalam di seluruh Indonesia. Sementara itu, PAPDI Kalbar memiliki sekitar 73 anggota yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Eka juga menyampaikan harapannya agar Kalimantan Barat segera memiliki Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam. Menurutnya, keberadaan program tersebut akan menjadi solusi strategis dalam memenuhi kebutuhan dokter spesialis sekaligus memperkuat pemerataan layanan kesehatan di daerah.

"Jika pendidikan spesialis tersedia di Kalbar, dokter-dokter muda dapat menempuh pendidikan di daerah sendiri dan kemudian mengabdi untuk masyarakat Kalimantan Barat. Ini akan menjadi langkah penting dalam memperkuat layanan kesehatan di masa depan," pungkasnya.(mse)

Editor : Hanif
#dokter spesialis #kalbar #Sekda Kalbar #Papdi #Pelayanan kesehatan