Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PWI Kalbar Soroti Tantangan Profesionalisme Wartawan Menghadapi Arus Informasi Digital

Novantar Ramses Negara • Kamis, 11 Juni 2026 | 11:01 WIB
Penyerahan plakat dari Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir kepada Kepala Diskominfo Kalbar yang mewakili Gubernur Kalbar. (ADPIM PEMPROV KALBAR)
Penyerahan plakat dari Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir kepada Kepala Diskominfo Kalbar yang mewakili Gubernur Kalbar. (ADPIM PEMPROV KALBAR)

PONTIANAK POST – Tantangan menjaga profesionalisme dan integritas wartawan di tengah derasnya arus informasi digital menjadi perhatian dalam Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 Angkatan V yang digelar di Politeknik Negeri Pontianak.

Kegiatan yang mengusung tema "Membangun Wartawan Profesional, Berintegritas, dan Berdaya Saing di Era Digital" tersebut mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Barat Christianus Lumano menilai perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi dunia pers.

Karena itu, kehadiran wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu beradaptasi dengan perubahan menjadi kebutuhan penting dalam menjaga kualitas informasi di ruang publik.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan, Jamin Kepastian Hak dan Lahan

Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, serta perekat persatuan masyarakat. Dalam konteks pembangunan daerah, media massa juga menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan berbagai program dan capaian pembangunan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Ahmad Munir, menegaskan bahwa Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian merupakan tahapan wajib bagi wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI.

Ia menjelaskan, orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menjaga marwah profesi wartawan agar tetap profesional, berintegritas, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Selain menjadi sarana pembekalan bagi calon anggota, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi setelah rekonsiliasi internal PWI yang berlangsung di tingkat nasional.

Melalui orientasi ini, para peserta diharapkan semakin memahami tanggung jawab profesi jurnalistik sekaligus mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab di tengah dinamika perkembangan media digital.

Baca Juga: Gapki Kalimantan Barat Ingatkan Perusahaan Patuhi Harga TBS Resmi

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap peningkatan kapasitas wartawan melalui kegiatan seperti OKK dapat mendukung terciptanya ekosistem informasi yang sehat serta memperkuat peran pers dalam mengawal pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (mse/r)

Editor : Hanif
#arus informasi #profesionalisme #wartawan #PWI Kalbar #Era Digital