PONTIANAK POST – Kelompok terbang 14 menjadi kloter pertama jemaah haji Kalbar dijadwalkan tiba di Batam pada Senin, 15 Juni 2026. Jemaah yang tergabung dalam Kloter 14 itu akan tiba di Pontianak pada Selasa, 16 Juni 2026.
Sebanyak 440 jemaah itu berasal dari Singkawang, Landak, Bengkayang, Sambas, Sanggau, Pontianak, Petugas Haji Daerah (PHD) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Pemulangan hingga 21 Juni
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalbar Kamaludin mengatakan, proses pemulangan jemaah haji Kalbar dimulai dari 15 hingga 21 Juni 2026.
Fase pemulangan merupakan bagian penting dari rangkaian operasional haji yang harus dijalankan dengan standar layanan yang sama baiknya seperti saat kedatangan dan puncak ibadah haji.
Kementerian Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kalbar dan pemangku kebijakan terkait terus memantapkan persiapan menyambut kedatangan kloter pertama ini. Persiapan difokuskan pada aspek keamanan, kesehatan, dan kenyamanan jemaah setelah menjalani perjalanan panjang dari Tanah Suci.
"Aspek kesehatan, pengamanan, dan keamanan juga telah dipersiapkan melalui sinergi seluruh instansi terkait guna memastikan proses pemulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan lancar," ucapnya.
Siapkan Asrama Haji
Kemenhaj Kalbar juga menyiapkan Asrama Haji Transit Pontianak bagi jemaah haji daerah yang akan bermalam sebelum jemaah pulang ke kampung halaman.
"Persiapan seperti biasa, jamaah kota Pontianak setelah penerimaan di Asrama Haji lalu langsung pulang ke rumah masing-masing. Untuk jemaah yang jauh menginap di Asrama Haji, itupun sesuai kesiapan kabupaten/kota. Jika jemaah sampai lebih awal ke Asrama Haji Pontianak, jemaah kabupaten yang dekat juga bisa langsung pulang ke Kabupaten masing-masing," ungkapnya.
PPIHD juga telah menggelar rapat persiapan yang membahas berbagai skenario kedatangan jemaah, mulai dari proses pendaratan di Bandara Supadio, perjalanan menuju Asrama Haji Pontianak serta mekanisme penerimaan di aula penyambutan, dan distribusi koper bagasi.
Minim Laporan Kendala
Kamaludin menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan baik dengan minim laporan kendala. Dari total 1.857 jemaah haji Kalimantan Barat, tercatat tiga jamaah gagal berangkat dan tiga jamaah wafat di Tanah Suci.
"Asrama Haji Pontianak telah dipersiapkan secara optimal untuk menyambut kedatangan jamaah, termasuk layanan debarkasi dan pemilahan bagasi," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif