PONTIANAK POST - Proses pemulangan jemaah haji Kalimantan Barat masih berlangsung hingga Minggu (21/6). Kamaludin, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalbar mengatakan layanan ramah lansia dan disabilitas menjadi prioritas. Setiap kloter terdapat jemaah lansia dengan berbagai kondisi.
"Penyebaran jemaah lansia merata (disetiap kloter). Di samping itu penempatan jemaah juga berdasarkan daerah dan jemaah binaan KBIHU," ujarnya.
Petugas PPIH Debarkasi Batam bersama Kanwil Kemenhaj Kalbar terus memastikan seluruh proses layanan pemulangan berjalan tertib, aman, dan nyaman, mulai dari pengaturan bagasi hingga keberangkatan menuju pesawat. Sejumlah fasilitas pendukung seperti kursi roda, ambulans dan pendampingan disiapkan untuk melayani jemaah.
"Pemeriksaan kesehatan di Debarkasi dilakukan bagi jemaah yang membutuhkan perawatan. Selain itu Balai Karantina Kesehatan telah menyiapkan thermo scannner untuk memindai suhu badan jemaah saat tiba di Asrama Haji," paparnya.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Sambut Kepulangan Perdana Jemaah Haji di Embarkasi Batam
Sebanyak 440 jemaah dari Kloter 15 diterbangkan menggunakan Lion Air melalui Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (18/6). Kloter 15 menjadi kloter kedua dari Kalbar yang tiba di Pontianak.
Jemaah dari Pontianak dan Kubu Raya ini diliputi rasa syukur bisa kembali ke tanah air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Jemaah tak sabar untuk kembali berkumpul bersama keluarga.
Kedatangan para tamu Allah disambut hangat oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kalimantan Barat. Acara penyambutan dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Kalimantan Barat, Kamaludin selaku PPIHD Kalbar.
Kamaludin menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus mengajak seluruh jemaah untuk menjaga dan melestarikan kemabruran haji yang telah diraih.
"Kemabruran harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas Hablum Minallah, yakni menjaga shalat fardu berjemaah, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, dan mempertahankan semangat ibadah sebagaimana ketika berada di Tanah Suci," pesannya.
Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk memperkuat hubungan kepada manusia dengan mempererat silaturahim, gemar berinfak dan bersedekah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadi teladan yang membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Harian PPIH Kalbar, Ma’sum Ahmadi, menjelaskan bahwa jemaah di kloter ini tidak menginap di Asrama Haji Pontianak dan pulang setelah acara penyambutan selesai.
"Seluruh jemaah langsung dijemput keluarga masing-masing untuk kembali ke rumah dengan membawa koper dan tas jinjing yang telah dipersiapkan," pungkasnya. (mrd)
Editor : Hanif