Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kepulangan Jemaah Haji Kalbar 1447 H/2026 M Berjalan Lancar, Satu Masih Dirawat di Madinah

Marsita Riandini • Selasa, 23 Juni 2026 | 05:30 WIB
Ilustrasi Haji
Ilustrasi Haji

PONTIANAK POST - Seluruh proses pemulangan jemaah haji Kalimantan Barat Tahun 1447 H/2026 M telah berakhir. 1855 jemaah Haji Kalbar telah tiba. Namun ada satu jemaah yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Madinah dan dijadwalkan kembali ke tanah air pada 30 Juni 2026 bersama BTH 25.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah, Kamaludin bersyukur proses pemulangan jemaah haji berjalan lancar. " Proses kepulangan berjalan lancar, aman dan tertib," paparnya. 

Ia juga mengapresiasi petugas yang berkoordinasi dengan baik. "Koordinasi petugas di Debarkasi dan PPIHD di Asrama haji sangat baik.  Jemaah haji kita juga mudah diatur, saat berada di asrama haji Pontianak saat kepulangan," tambahnya. 

Baca Juga: Pemulangan Jemaah Haji Kalbar Prioritaskan Layanan Ramah Lansia dan Disabilitas

Kloter 18 menjadi kloter  terakhir jemaah haji Kalbar yang  terdiri dari jemaah asal Kabupaten Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Ketapang, Kayong Utara, Mempawah, dan Sekadau, serta petugas haji daerah dan petugas penyelenggara ibadah haji.

Karo Kesra Setda Provinsi Kalbar, Medya Yanuar Abdullah  mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji Kalbar dengan selamat dan penuh kebahagiaan.

Menurutnya, kemabruran haji harus terus dirawat melalui peningkatan kualitas ibadah, seperti shalat berjamaah, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, serta memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. Ia mengajak para jemaah untuk menjadi agen kebaikan yang aktif menebarkan semangat persaudaraan, kepedulian sosial, infaq, sedekah, dan menjaga kelestarian lingkungan.

"Haji mabrur bukan hanya terlihat dari gelar yang disandang, tetapi dari perubahan sikap, akhlak, dan kontribusi nyata kepada masyarakat," pesannya.

Baca Juga: Catatan Haji 2026 Berakhir: Perjalanan Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Baru Dimulai

Ia juga mengingatkan agar jemaah yang mengalami masalah kesehatan setelah kembali dari Tanah Suci segera berkonsultasi dengan tenaga medis. 

"Atas nama PPIHD Provinsi Kalbar, saya menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses penyelenggaraan ibadah haji masih terdapat kekurangan dalam pelayanan," katanya. 

Momentum kepulangan  kloter terkahir ini  menjadi simbol keberhasilan, kebersamaan, dan ikhtiar kolektif seluruh pihak dalam melayani tamu-tamu Allah. Kini, tantangan sesungguhnya dimulai, yakni bagaimana menjaga semangat spiritual yang telah ditempa di Tanah Suci agar terus hidup dalam keluarga, lingkungan, dan kehidupan bermasyarakat. 

Baca Juga: Gubernur Kalbar Sambut Kepulangan Perdana Jemaah Haji di Embarkasi Batam

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Barat, M. Yusuf,   berterima kasih kepada seluruh ASN yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M. Menurutnya, keberhasilan pelayanan kepada jemaah haji Kalimantan Barat merupakan hasil kerja sama, dedikasi, dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.

"Meskipun pelaksanaan tugas dihadapkan pada berbagai keterbatasan sumber daya manusia, semangat kerja dan motivasi seluruh jajaran tetap terjaga sehingga pelayanan kepada jemaah dapat berjalan dengan baik," paparnya. 

Selain itu, Kabag TU juga menyampaikan penghargaan kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) yang telah bersinergi bersama Kanwil Kemenhaj Kalbar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji sejak masa keberangkatan hingga pemulangan.(mrd)

 

Editor : Hanif
#PPIHD #jemaah haji #Kepulangan Haji #kelestarian lingkungan #tanah suci