PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan sebagai upaya memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka akses ekonomi masyarakat. Melalui dukungan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, sejumlah ruas jalan di Kalbar mendapatkan penanganan untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan dukungan pemerintah pusat melalui program tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat perbaikan infrastruktur daerah, terutama untuk membuka wilayah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses.
Menurutnya, kondisi geografis Kalimantan Barat yang luas membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang memadai agar mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Raperwako Singkawang tentang Peta Jalan IPTEK Daerah 2025-2029
“Dengan adanya Inpres Jalan Daerah ini kita harapkan akses infrastruktur yang selama ini masih terbatas dapat semakin terbuka. Konektivitas antarwilayah akan semakin baik sehingga memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Norsan di Pontianak, siang kemarin.
Melalui Program Inpres Jalan Daerah Tahun 2025, Pemerintah Pusat memberikan dukungan penanganan sejumlah ruas jalan kewenangan provinsi dan kabupaten di Kalimantan Barat dengan total panjang 34,72 kilometer serta alokasi anggaran sebesar Rp178,4 miliar.
Norsan menilai, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi faktor penting dalam memperkuat sektor ekonomi masyarakat, terutama pertanian, perkebunan, perikanan, dan distribusi logistik.
“Jalan yang baik akan memudahkan masyarakat membawa hasil produksi, mempercepat distribusi, serta membuka peluang ekonomi baru bagi daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau,” katanya.
Baca Juga: Perkembangan Baru Pemekaran Kapuas Raya, Ria Norsan Dorong Percepatan Demi Keadilan Pembangunan
Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih terus berupaya meningkatkan kondisi jalan provinsi secara bertahap. Saat ini, tingkat kemantapan jalan provinsi berada di kisaran 65 persen.
“Target kita sampai tahun 2030 jalan mantap di Kalbar bisa mencapai 80 persen. Tentunya ini menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap,” jelasnya.
Gubernur berharap dukungan pembangunan infrastruktur dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut sehingga percepatan pembangunan jalan di Kalimantan Barat dapat semakin maksimal.
Baca Juga: Polresta Pontianak Tindak Lanjuti Laporan Pengancaman Menggunakan Senjata Tajam di Jalan Petani
Menurutnya, peningkatan infrastruktur jalan merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ketika akses semakin baik, maka pelayanan publik, aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan daerah juga akan semakin berkembang,” pungkasnya. (mse)
Editor : Hanif