PONTIANAK POST– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan bantuan revitalisasi sekolah sebesar Rp27,4 miliar untuk 17 satuan pendidikan di Kota Pontianak pada 2025. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui perbaikan sarana dan prasarana belajar.
Bantuan tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK. Revitalisasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan mutu pendidikan dan menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan kondisi sekolah yang semakin baik menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
"Dengan sarana prasarana yang representatif, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar, dan orang tua akan semakin mendukung proses pendidikan," kata Abdul Mu'ti di sela menyaksikan penandatanganan kerja sama pendidikan antara Pemprov Kalbar dan pemerintah China di Pontianak, Kami (25/6).
Baca Juga: Viral di LCC Empat Pilar Membawa Berkah, 10 Siswa SMAN 1 Pontianak Raih Beasiswa Penuh ke Tiongkok
Fasilitas Layak Dinilai Penting bagi Masa Depan Siswa
Menurut Abdul Mu'ti, keberadaan sarana pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Fasilitas yang aman dan representatif dinilai dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.
Program revitalisasi sekolah juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih kompetitif di masa depan.
Ratusan Sekolah di Kalbar Turut Mendapat Perhatian
Abdul Mu'ti menjelaskan pemerintah telah menggelontorkan anggaran ratusan miliar rupiah sepanjang 2025 untuk revitalisasi ratusan satuan pendidikan di Kalimantan Barat.
Program tersebut mencakup pembangunan unit sekolah baru, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga dukungan bagi satuan pendidikan khusus. Pemerintah berharap pemerataan akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak dapat terus ditingkatkan di berbagai daerah.
Baca Juga: Pemerintah Pusat Kucurkan Dana Rp9,2 Miliar Revitalisasi 15 Sekolah di Kapuas Hulu
Bantuan Tahun 2026 Masih Dalam Tahap Verifikasi
Sementara itu, Kemendikdasmen masih melakukan verifikasi calon penerima bantuan revitalisasi untuk tahun 2026 di Kalimantan Barat. Program tersebut ditargetkan menjangkau 1.227 satuan pendidikan.
Khusus Kota Pontianak, sebanyak 14 sekolah telah masuk dalam proses penyaluran bantuan tahun 2026. Sebagian besar di antaranya sudah memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama dan pencairan dana.
"Untuk Kota Pontianak masih dalam progres. Mudah-mudahan jumlah sekolah yang menerima bantuan bisa terus bertambah," ujarnya dilansir Antara.
Pemerintah berharap program revitalisasi sekolah mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan berkualitas. Harapan itu tidak hanya menyasar pembangunan fisik sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing di Kalimantan Barat.*
Editor : Uray Ronald