Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Polda Kalbar Ingin Hilangkan Sekat dengan Masyarakat, Syukuran Hari Bhayangkara Digelar di 10 Titik

Idil Aqsa Akbary • Rabu, 1 Juli 2026 | 14:11 WIB
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto didampingi Sekda Kalbar Harisson, Rektor Untan, Garuda Wiko, dan unsur Forkopimda menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan penerima saat syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7). (POLDA KALBAR FOR PONTIANAK POST)
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto didampingi Sekda Kalbar Harisson, Rektor Untan, Garuda Wiko, dan unsur Forkopimda menyerahkan paket bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan penerima saat syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Rabu (1/7). (POLDA KALBAR FOR PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar syukuran ke-80 Hari Bhayangkara secara serentak di 10 titik berbeda di Kota Pontianak, dan Kabupaten Kubu Raya, Rabu (1/7). Konsep tersebut dipilih sebagai upaya mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus menghilangkan sekat antara aparat kepolisian, dan berbagai elemen masyarakat.

Salah satu titik syukuran dipusatkan di kawasan Arboretum Sylva, Universitas Tanjungpura (Untan), Kota Pontianak. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar Harisson, Rektor Untan, Garuda Wiko, unsur Forkopimda Kalbar, pejabat utama Polda Kalbar, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai kalangan.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum bagi Polri untuk merefleksikan perjalanan pengabdian sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Selama 80 tahun perjalanan ini tentu banyak dinamika yang dihadapi. Mulai dari pandemi Covid-19 hingga tantangan ekonomi. Polri sebagai bagian dari pemerintah harus mampu menunjukkan empati, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Pipit usai kegiatan.

Baca Juga: Momen Hari Bhayangkara ke-80, Kapolresta Pontianak Janji Benahi Pelayanan Publik

Menurutnya, acara syukuran sengaja dibuat sederhana, dan tidak terpusat di satu lokasi. Sebaliknya, Polda Kalbar memilih menggelarnya secara bersamaan di 10 titik agar semakin dekat dengan masyarakat. "Kami tidak perlu syukuran yang meriah. Selama saya (tugas) di sini, cukup tumpengan, makan bersama, nasi kotak atau nasi bungkus. Yang paling penting adalah kebersamaannya," katanya.

Pipit menjelaskan, tema Hari Bhayangkara tahun ini, Polri untuk Masyarakat, diwujudkan melalui kehadiran langsung personel Polri di tengah masyarakat. Karena itu, berbagai elemen diundang untuk makan bersama, dan bersilaturahmi.

"Momentum ini adalah momentum kebersamaan. Kami memahami bahwa tidak selamanya aparat harus selalu di atas. Kadang kita harus duduk bersama-sama dengan masyarakat. Dengan begitu kalau ada persoalan bisa dicari solusi bersama," ujarnya.

Ia menegaskan, Polri ingin menjadi mitra seluruh lapisan masyarakat, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan hingga komunitas. Salah satu komunitas yang mendapat perhatian ialah pengemudi ojek online (ojol). Menurut Pipit, komunitas tersebut memiliki peran strategis dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga: HUT Bhayangkara Ke-80, Polres Sambas Tabur Bunga dan Bersihkan Tempat Ibadah Bersama Warga

"Teman-teman ojol menjadi duta-duta kamtibmas bagi Polri. Mereka beraktivitas selama 24 jam di lapangan. Kalau ada informasi kriminalitas atau persoalan sosial, mereka bisa langsung menyampaikan kepada polisi sehingga kami dapat melakukan quick response," jelasnya.

Ia memastikan kerja sama tersebut murni bertujuan memperkuat keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. "Tidak ada maksud lain, tidak ada maksud politik. Yang kami bangun adalah kebersamaan untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan prinsip responsif, kolaboratif, dan solutif," tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono menjelaskan, penyelenggaraan syukuran di 10 lokasi merupakan bentuk implementasi tema Hari Bhayangkara ke-80. Menurut dia, konsep tersebut bertujuan menghilangkan sekat antara Polri, dan masyarakat sehingga peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan di lingkungan internal kepolisian, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih hangat dengan mahasiswa, pengemudi ojol, penghuni panti asuhan, pondok pesantren, nelayan, buruh, satpam, pekerja penyapu jalan, media, organisasi masyarakat, hingga masyarakat sekitar," ujarnya.

Sepuluh lokasi syukuran tersebut meliputi Arboretum Sylva Untan, Gedung PGRI Desa Ambawang, Kafe Muara Kakap Desa Sungai Kakap, Ponpes Darul Qur'an Wadda'wah Sungai Raya Dalam, Ponpes Mazhahirul Haq di Jalan Mayor Alianyang, dan Ponpes Mamba'ul Hikmah Al Mak'mur Sungai Raya Dalam Ujung. Kemudian juga di Panti Asuhan Hidayatullah Arang Limbung, Yayasan Disabilitas Sahabat Netra Khatulistiwa, Yayasan Kasih Bapa Panti Jompo Arang Limbung, serta Panti Asuhan Bunda Pengharapan di Parit Baru.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Kalbar menyalurkan 885 paket bantuan sosial berisi bahan pokok kepada masyarakat di 10 lokasi secara serentak. "Jangan dilihat dari isi ataupun jumlah bantuannya, tetapi semangat kebersamaan, dan kepedulian yang ingin kami bangun bersama masyarakat," katanya.

Baca Juga: Polres Kayong Utara Gelar Rolling City, Semarakkan HUT ke-19 Daerah dan Hari Bhayangkara ke-80

Selain syukuran, Polda Kalbar juga memaparkan berbagai kegiatan sosial yang telah dilaksanakan selama rangkaian Hari Bhayangkara. Di antaranya bakti religi di 217 titik, bakti sosial sebanyak 128 kegiatan dengan penyaluran 2.454 paket bantuan sosial. Lalu ada pula 17 kegiatan bakti kesehatan yang diikuti 4.224 peserta, meliputi pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, donor darah, khitanan massal, pembagian kacamata hingga alat bantu disabilitas.

Polda Kalbar berharap momentum Hari Bhayangkara menjadi penguat komitmen Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, profesional, serta semakin dicintai masyarakat. “Tentunya dengan semangat untuk terus meningkatan pelayanan, dan sinergi dengan seluruh elemen bangsa,” tutupnya. (bar)

Editor : Miftahul Khair
#Hari Bhayangkara ke-80 #polda kalbar #syukuran #pelayanan kepada masyarakat #Pipit Rismanto