Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sertijab Kapolda Kalbar dan Kapolda Jabar Dipastikan Segera Digelar

Aristono Edi Kiswantoro • Rabu, 1 Juli 2026 | 22:50 WIB
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menghadiri syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura, Pontianak, Rabu (1/7), sebelum memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses serah terima jabatan (sertijab). (IST/Pontianak Post)
Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menghadiri syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura, Pontianak, Rabu (1/7), sebelum memberikan keterangan kepada wartawan terkait proses serah terima jabatan (sertijab). (IST/Pontianak Post)

PONTIANAK POST – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto membantah spekulasi yang mengaitkan molornya serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Kalbar dengan dugaan kasus hukum. Ia menegaskan keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan proses mutasi dan rotasi pejabat tinggi Polri yang masih berlangsung serta harus diselesaikan secara berjenjang.

"Kalau masalah rumor-rumor tidak perlu saya klarifikasi. Ngapain kalau hoaks, fitnah, dan yang lain-lain diklarifikasi. Nanti dibelok-belokkan lagi. Tidak perlu," tegas Pipit usai menghadiri syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, Rabu (1/7/2026).

Pipit menjelaskan proses mutasi pejabat tinggi Polri tidak berdiri sendiri. Pergantian satu jabatan berkaitan dengan jabatan lain sehingga seluruh rangkaian harus disesuaikan sebelum sertijab dilaksanakan.

"Kalau molor itu biasa. Karena harus klop juga. Misalnya pengganti saya punya jabatan yang jabatannya belum diisi. Sehingga perlu diisi. Atau sebelumnya juga ada promosi, yang saya gantikan juga perlu promosi, sehingga perlu posisi yang jelas dan pasti," ujarnya.

Menurutnya, beberapa jabatan bahkan memerlukan keputusan presiden sehingga membutuhkan waktu lebih lama sebelum seluruh proses mutasi dapat dituntaskan.

"Ada juga yang di luar struktur itu perlu keputusan presiden. Nah, ini kan perlu proses," katanya.

Respons Isu yang Beredar

Spekulasi mengenai molornya sertijab muncul di media sosial bersamaan dengan perhatian publik terhadap kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) PT Quality Success Sejahtera (QSS) yang menjerat Sudianto alias Aseng.

Aseng ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 21 Mei 2026. Dalam perkara tersebut, Kejaksaan Agung menduga PT QSS melakukan aktivitas penambangan bauksit di luar wilayah izin usaha pertambangan yang dimiliki.

Namun hingga kini tidak ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Agung maupun Polri yang mengaitkan proses mutasi ataupun penundaan sertijab Kapolda Kalbar dengan perkara tersebut.

Menanggapi berbagai isu yang menyeret namanya, Pipit memilih menanggapinya dengan santai.

"Mungkin karena saking hebatnya saya, jadi enak sekali diserang-serang. Mungkin karena terkenal. Pak Pipit Rismanto cukup terkenal di sini. Alhamdulillah saya dikenal dengan baik, sehingga banyak dibantu menjadi lebih terkenal lagi," ujarnya sambil tersenyum.

Ia memastikan hingga kini masih menjalankan amanah sebagai Kapolda Kalbar.

"Insya Allah tidak ada masalah. Kalau ada masalah saya, mungkin sudah tidak jadi kapolda lagi. Kami masih diberikan amanah, kami semua komitmen," katanya.

Pipit menegaskan seluruh jajaran Polri tetap berkomitmen menjaga integritas dan menghindari tindakan yang dapat mencederai institusi.

"Kami Polri berkomitmen melaksanakan tugas yang terbaik dan menghindari hal-hal yang mencederai citra Polri."

Sertijab Tinggal Menunggu Proses

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026, Pipit dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Barat. Jabatan Kapolda Kalbar selanjutnya akan diisi Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar yang sebelumnya menjabat Sekretaris Utama PPATK.

Pipit mengatakan pisah sambut dan sertijab diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat setelah seluruh agenda dan proses administrasi selesai.

"Pisah sambut serah terima jabatan akan sebentar lagi. Kemarin memang masih banyak kegiatan yang tertunda, di antaranya AVC. Kemudian juga menunggu pejabat-pejabat lain yang bersamaan nanti untuk bisa serah terima jabatan," jelasnya.

Kesan Selama Bertugas di Kalbar

Setelah sekitar tiga tahun tiga bulan memimpin Polda Kalbar, Pipit mengaku memiliki kesan mendalam terhadap masyarakat Kalimantan Barat.

Menurutnya, keberagaman masyarakat justru menjadi modal utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.

"Saya merasa kerasan di Kalbar. Dari segala macam perbedaan dan kemajemukan yang ada, komunikasi berjalan dengan baik. Masyarakat bisa menerima segala sesuatu dan diajak komunikasi. Kalau ada masalah juga mudah diselesaikan. Yang penting semuanya punya niat baik," tuturnya.

Ia berharap masyarakat dapat menerima pimpinan baru yang akan melanjutkan kepemimpinan di Polda Kalbar.

"Siapa pun pemimpinnya, tetap pengabdian adalah yang lebih utama." **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#sertijab Kapolda Kalbar #Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar #sertijab Kapolda Jabar #Irjen Pol Pipit Rismanto #aseng