PONTIANAK POST – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat menghadiri Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (1/7). Kehadiran tersebut menjadi wujud dukungan terhadap upaya pemerintah membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Dini Nursilawati, hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah bersama jajaran dalam kegiatan tersebut.
Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Pada kesempatan itu, Harisson membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.
Pemerintah menilai Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan pada era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, perubahan sosial, serta arus informasi yang terus berkembang. Kondisi tersebut menuntut setiap keluarga memiliki ketahanan yang kuat agar mampu melahirkan generasi yang adaptif, tangguh, dan berkarakter.
Selain itu, pemerintah mendorong pemanfaatan bonus demografi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga. Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan penurunan stunting, pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan pendidikan karakter, serta pembangunan ketahanan mental anak agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
Dalam amanat itu juga ditekankan pentingnya peran ayah dalam proses pengasuhan. Kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dinilai berkontribusi besar dalam membentuk karakter anak sekaligus membantu mencegah berbagai persoalan sosial, mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan.
Pemerintah turut mengajak seluruh keluarga di Indonesia untuk terus membangun komunikasi yang baik serta menciptakan lingkungan rumah yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sebagai pendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan berkualitas.
Upacara berlangsung tertib dan khidmat, kemudian ditutup dengan pelepasan balon HARGANAS oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat. Pelepasan balon tersebut menjadi simbol harapan sekaligus komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas, tangguh, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Melalui peringatan HARGANAS ke-33, Kanwil Kementerian Hukum Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat pembangunan keluarga berkualitas sekaligus mendorong penerapan nilai-nilai ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. (*)
Editor : Miftahul Khair