Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Gubernur Kalbar Optimistis Sekolah Rakyat Singkawang Mulai Beroperasi pada September 2026

Novantar Ramses Negara • Jumat, 10 Juli 2026 | 06:22 WIB
Ria Norsan meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Sagatani, Singkawang Selatan, yang ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026. (ADPIM PROV KALBAR)
Ria Norsan meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Sagatani, Singkawang Selatan, yang ditargetkan mulai beroperasi pada September 2026. (ADPIM PROV KALBAR)

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (5/7), dan memastikan proyek tersebut berjalan sesuai target dengan tingkat penyelesaian fisik mencapai sekitar 80 persen.

Peninjauan dilakukan usai membuka Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II KORMI Kalimantan Barat bersama Ketua TP PKK Kalbar Erlina, Wali Kota Singkawang, serta jajaran perangkat daerah terkait.

"Alhamdulillah, hari ini saya meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Sagatani. Berdasarkan laporan dan hasil pemantauan di lapangan, progres fisiknya telah mencapai sekitar 80 persen," ujar Ria Norsan.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang Belum Rampung, Pemkot Siapkan Sekolah Alternatif bagi Siswa

Ia optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada akhir Agustus 2026 sehingga fasilitas pendidikan tersebut segera siap digunakan.

"Insyaallah akhir Agustus seluruh pekerjaan selesai. Setelah itu, siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang saat ini masih belajar di BLKI Pontianak akan dipindahkan ke Sekolah Rakyat di Sagatani agar memperoleh fasilitas belajar yang lebih representatif," katanya.

Norsan menargetkan proses serah terima dan operasional Sekolah Rakyat dapat dimulai pada awal September 2026 apabila pembangunan berjalan sesuai jadwal.

"Mudah-mudahan awal September sudah dapat diserahterimakan dan mulai dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar," ujarnya.

Baca Juga: 3,9 Juta Anak Tidak Sekolah, Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026

Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses pendidikan yang layak, gratis, dan didukung fasilitas yang lebih memadai.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunan program strategis nasional tersebut selesai tepat waktu.

Norsan menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat di Singkawang diharapkan mampu memperluas pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.

"Program ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkasnya. (mse)

Editor : Hanif
#sagatani #pembangunan #KORMI #singkawang #Sekolah Rakyat