PONTIANAK POST– Muhammad Zulfan Salis dan Nurhaliza resmi dinobatkan sebagai Duta Lanceng dan Praben Kota Pontianak Tahun 2026 pada Grand Final Pemilihan Duta Lanceng dan Praben di Pontianak Convention Center (PCC), Sabtu (11/7/2026) malam.
Keduanya berhasil menjadi yang terbaik setelah menyisihkan finalis lainnya melalui serangkaian seleksi yang menilai pengetahuan budaya, kemampuan komunikasi, wawasan pariwisata, serta komitmen dalam melestarikan budaya Madura di Kota Pontianak.
Ajang Pelestarian Budaya dan Pembinaan Generasi Muda
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi penyelenggaraan ajang tahunan tersebut. Menurutnya, Pemilihan Duta Lanceng dan Praben bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya.
Baca Juga: HUT ke-37 Rema Muda, Wagub Kalbar Tekankan Persatuan dan Perkuat Keberagaman
"Ajang ini bukan sekadar memilih putra-putri terbaik, tetapi menjadi sarana bagi generasi muda untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan tradisi serta adat Madura yang tumbuh dan berkembang di Kota Pontianak," ujarnya.
Bahasan menilai, para duta yang terpilih diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda yang memahami nilai budaya leluhur sekaligus berperan mempromosikan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Kota Pontianak.
Baca Juga: Semarak Lanceng Praben 2026 Kubu Raya Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Pariwisata
Diharapkan Menjadi Jembatan Persaudaraan
Bahasan mengatakan Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota multikultural membutuhkan generasi muda yang mampu menjadi penghubung antarsuku dan budaya.
Menurutnya, kehadiran Duta Lanceng dan Praben diharapkan dapat memperkuat nilai toleransi, persatuan, dan kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Pontianak.
Wakil Wali Kota juga berpesan agar para duta menjaga marwah budaya Madura sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.
"Jadilah penyambung lidah budaya, perkuat silaturahmi dengan semua suku, dan berikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pontianak," pesannya.
Pemkot Pontianak Komitmen Dukung Pelestarian Budaya
Bahasan menuturkan masyarakat Madura telah menjadi bagian dari sejarah panjang Kota Pontianak. Karena itu, pelestarian budaya Madura merupakan bagian dari upaya menjaga kekayaan budaya daerah secara menyeluruh.
Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, berkomitmen mendukung berbagai kegiatan budaya yang memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kota Pontianak merencanakan penyelenggaraan Pekan Budaya Madura sebagai wadah yang lebih luas untuk memperkenalkan tradisi, seni, dan budaya Madura kepada masyarakat.
Baca Juga: HUT ke-37 Rema Muda, Wagub Kalbar Tekankan Persatuan dan Perkuat Keberagaman
Duta Baru Diharapkan Jadi Inspirasi Generasi Muda
Terpilihnya Muhammad Zulfan Salis dan Nurhaliza diharapkan mampu memperkuat peran Duta Lanceng dan Praben sebagai wajah budaya Madura di Kota Pontianak.
Selain menjadi duta promosi budaya, keduanya juga diharapkan menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya bangsa melalui berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.*
Editor : Uray Ronald