Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sekda Kalbar Harisson Praktikkan GAMAS, Ajak Ayah Lebih Aktif Dampingi Anak Sejak Hari Pertama Sekolah

Idil Aqsa Akbary • Senin, 13 Juli 2026 | 10:28 WIB
Sekda Kalbar, Harisson mengantar putra bungsunya, M. Istiqlal Azziqra Gibrani ke SMP Negeri 3 Pontianak pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7). (ISTIMEWA)
Sekda Kalbar, Harisson mengantar putra bungsunya, M. Istiqlal Azziqra Gibrani ke SMP Negeri 3 Pontianak pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mempraktikkan langsung Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS) dengan mengantar putra bungsunya, M. Istiqlal Azziqra Gibrani, ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Pontianak pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7) pagi.

Sebelum memulai aktivitas sebagai birokrat, Harisson yang telah mengenakan pakaian dinas lengkap datang bersama sang istri, Windy Prihastari, yang juga menjabat Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalbar. Tampak hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti.

Setibanya di sekolah, Harisson, dan keluarga disambut para guru yang telah berjajar di depan gerbang sekolah. Putranya kemudian menyalami satu per satu guru sebelum memasuki lingkungan sekolah bersama peserta didik lainnya.

Baca Juga: Bupati Ketapang Ajak Para Ayah Antar Anak ke Sekolah Lewat Gerakan GAMAS

Harisson mengatakan, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah merupakan bagian dari tema, Ayah Wajib Hadir. Menurutnya, gerakan tersebut menjadi pengingat bahwa kehadiran ayah dalam keluarga tidak dapat tergantikan. "GAMAS adalah bagian dari tema 'Ayah Wajib Hadir'. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah penegasan, dan seruan moral kepada kita semua," ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, pengasuhan, pendidikan, serta pendampingan terhadap tumbuh kembang anak. "Kehadiran seorang ayah di dalam keluarga mutlak diperlukan, bukan hanya secara fisik, melainkan juga dalam bentuk perhatian, kasih sayang, pengasuhan, pendidikan,, dan pendampingan tumbuh kembang anak," katanya.

Menurut Harisson, pengasuhan anak tidak seharusnya sepenuhnya diserahkan kepada ibu. Keterlibatan ayah dinilai sangat penting dalam membentuk karakter, dan mental anak sejak dini.

Selain itu, peran ayah juga dibutuhkan untuk mendampingi anak menghadapi berbagai tantangan di era digital. Mulai dari penggunaan teknologi secara bijak, hingga mengantisipasi berbagai ancaman yang dapat memengaruhi perkembangan anak.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Matangkan Persiapan HUT Ke-81 RI, Harisson Tekankan Semangat Nasionalisme

"Pengasuhan jangan hanya diserahkan kepada ibu, karena keterlibatan ayah sangat krusial bagi pembentukan karakter, dan mental anak. Ayah juga berperan penting dalam pendampingan penggunaan teknologi di era digital serta mendampingi anak terhadap ancaman penyimpangan perilaku, ancaman narkoba, ancaman judi online, dan lainnya," tegasnya.

Ia berharap GAMAS tidak hanya menjadi kegiatan simbolis pada hari pertama sekolah, tetapi mampu mendorong semakin banyak ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan,dan pendidikan anak. "Kehadiran ayah adalah pilar utama dalam membentuk keluarga yang kokoh," pungkasnya. (bar)

Editor : Miftahul Khair
#tahun ajaran baru #GAMAS #hari pertama masuk sekolah #harisson #Sekda Kalbar