Tender Dokumen Pengadaan Tanah Jembatan Kapuas III Dinyatakan Gagal, Realisasi Proyek Masih Tunggu Fiskal Pusat

Uray Ronald • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 00:18 WIB
Ilustrasi jembatan kapuas III. (INSTAGRAM/bang.midji)
Ilustrasi jembatan kapuas III. (INSTAGRAM/bang.midji)

 

PONTIANAK POST– Proses pembangunan Jembatan Kapuas III kembali menghadapi tahapan yang belum tuntas. Berdasarkan data spse.inaproc.id diakses Minggu (19/7), tender Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah Jembatan Kapuas III dinyatakan gagal pada 22 April 2026 dan masih berada pada tahap masa sanggah.

Tender tersebut berada di Satuan Kerja Dinas PUPR Kalbar dengan jenis pengadaan jasa konsultansi badan usaha nonkonstruksi. Paket memiliki nilai pagu Rp1 miliar yang bersumber dari APBD 2026 dan diikuti oleh 19 perusahaan.

Baca Juga: Perjalanan Panjang Jembatan Kapuas III, Dari Desakan DPRD 2014 hingga Kini Masih Tahap Perencanaan

Perencanaan Teknis Sudah Rampung

Di sisi lain, tahapan perencanaan teknis pembangunan Jembatan Kapuas III telah diselesaikan.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, mengatakan dokumen Initial Design (ID) Jembatan Kapuas III telah rampung dan proyek tersebut sudah masuk dalam rencana umum Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari pembangunan Jalan Lingkar Luar Pontianak.

"Namun kembali lagi, realisasinya bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah karena kondisi ekonomi global dan geopolitik juga memengaruhi ruang fiskal kita," kata Syarif.

Baca Juga: Jembatan Kapuas III Dipastikan Masuk Rencana Kementerian PU, Banggar DPR RI Ungkap Progres Terbarunya

Nilai Investasi Diperkirakan Rp2,8 Triliun

Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalbar, Candra, sebelumnya mengonfirmasi desain teknis Jembatan Kapuas III telah diselesaikan pada Desember 2025 dan diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai dasar proses lanjutan.

"Nilai proyek Jembatan Kapuas 3 diperkirakan mencapai Rp2,8 triliun, sehingga penganggarannya akan diusulkan melalui pemerintah pusat," jelas Candra dikutip dari Antara (11/12/2025).

Baca Juga: Tol Pontianak–Kijing Dipastikan Terhubung Jembatan Kapuas III

Masuk Usulan Tiga Proyek Strategis Kalimantan Barat

Pembangunan Jembatan Kapuas III menjadi satu dari tiga proyek strategis yang diajukan Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan kepada pemerintah pusat.

Selain Jembatan Kapuas III, usulan tersebut meliputi pembangunan Jalan Pontianak Outer Ring Road (PORR) untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Kijing guna mempercepat distribusi logistik.

"Usulan ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran balai di lingkungan Kementerian PU. Dalam pertemuan tersebut, saya menyampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat agar pembangunan di Kalimantan Barat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," kata Ria Norsan.

"Langkah ini harus dibangun bersama-sama," tambahnya.

Banggar DPR RI Dorong Masuk Pembahasan APBN

Syarif mengatakan Badan Anggaran DPR RI akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, termasuk Jembatan Kapuas III, tetap menjadi perhatian dalam pembahasan APBN mendatang.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diproyeksikan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi kepadatan lalu lintas di Pontianak, serta memperlancar distribusi logistik menuju kawasan pelabuhan dan pusat pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya telah mengajukan rencana pembangunan Jembatan Kapuas III kepada pemerintah pusat.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Pontianak Tahun 2026 serta Musrenbang RPJMD Kota Pontianak Tahun 2025–2029 pada Senin (14/4/2025), menyampaikan harapan agar pembangunan dapat mulai direalisasikan pada 2026 atau 2027 apabila mendapat persetujuan pemerintah pusat.

"Kita sudah ajukan desainnya ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan pada 2026 atau 2027 sudah ada kesepakatan antara pemerintah pusat dan provinsi," ujarnya.

Baca Juga: Desain Jembatan Kapuas III Rampung, Pembangunan Masih Menanti Kemampuan Fiskal Negara

Akan Hubungkan Kubu Raya dan Mempawah

Jembatan Kapuas III direncanakan menghubungkan Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya, dengan Desa Wajok, Kabupaten Mempawah.

Jembatan tersebut diproyeksikan memiliki panjang 5,975 kilometer dengan desain cable stayed serta pilon berbentuk gelang simpai yang menjadi simbol khas Kalimantan.

Menurut Ria Norsan, kehadiran Jembatan Kapuas III akan memberikan alternatif jalur baru bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai kemacetan di Pontianak dan sekitarnya.

"Ini akan menambah pilihan jalur lintas. Jadi, selain Jembatan Kapuas dan Jembatan Garuda, masyarakat bisa menggunakan Jembatan Kapuas III," pungkasnya.

Tahapan Selanjutnya Masih Menunggu Keputusan Pemerintah

Meski desain teknis telah selesai dan usulan pembangunan telah disampaikan kepada pemerintah pusat, realisasi Jembatan Kapuas III masih bergantung pada dua tahapan penting, yakni penyelesaian proses pengadaan tanah serta ketersediaan anggaran pemerintah pusat.

Gagalnya tender penyusunan dokumen perencanaan pengadaan tanah menjadi salah satu tahapan yang perlu ditindaklanjuti sebelum proyek strategis tersebut dapat memasuki fase pembangunan.

Pembangunan Jembatan Kapuas Tiga dirancang untuk menghubungkan wilayah Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Herzaky menyebutkan, kehadiran jembatan ini akan memberikan dampak positif dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di jalur utama.

"Mobilitas barang dan orang akan makin lancar. Ini bukan hanya berdampak di sekitar wilayah jembatan, tapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalbar secara keseluruhan," katanya.

Baca Juga: Kabar Terbaru Jembatan Kapuas III, DPR Sebut Desain Awal Rampung dan Masuk Rencana Kementerian PU

Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Kapuas Tiga di Kalimantan Barat merupakan salah satu proyek strategis yang akan terus didorong agar menjadi prioritas nasional.

Herzaky menjelaskan, usulan pembangunan jembatan ini sudah pernah diajukan di era gubernur sebelum ini dan telah masuk dalam perencanaan di Kementerian Pekerjaan Umum.

“Pembangunan ini sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan infrastruktur harus merata, tidak hanya di Pulau Jawa. Presiden Prabowo juga punya komitmen kuat dalam pembangunan infrastruktur. Kalimantan Barat harus diperkuat infrastruktur terkait konektivitas agar berdampak langsung pada ekonomi masyarakat," katanya beberapa waktu lalu di Pontianak.

"Saya tentu akan menyampaikan pentingnya pembangunan Jembatan Kapuas Tiga dan mendorong proses pembangunannya kepada Pak Menko AHY dan Pak Menteri PU, Dody Hanggodo.” 

 

Editor : Uray Ronald
Sumber : spse.inaproc.id, Antara, Pontianak Post
tender Jembatan Kapuas III kapan Jembatan Kapuas III dibangun Dinas PUPR Kalbar Jembatan Kapuas III syarif abdullah alkadrie