Wagub Kalbar Apresiasi Capaian Pembangunan Kubu Raya, Ekonomi Tumbuh dan Kemiskinan Terendah

Marsita Riandini • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 11:42 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan saat menghadiri peringatan HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya. (Adpim Pemprov Kalbar)
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan saat menghadiri peringatan HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya. (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi kinerja Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dan Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih.

Ia menyebut sejumlah indikator makro daerah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Di antaranya pertumbuhan ekonomi yang konsisten berada di atas 5 persen dan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi provinsi, angka kemiskinan terendah di Kalbar yang mencapai 3,99 persen, serta berbagai pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan perkotaan seperti jalur pedestrian dan area olahraga di kawasan Putaran Gaia Mall serta pembangunan Monumen Gaforaya.

Selain capaian ekonomi, Krisantus turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat, khususnya melalui rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan akses air bersih bagi masyarakat.

Baca Juga: Investasi Hilirisasi Bauksit Lampaui Nikel, Momentum Besar Ekonomi Kalbar

“Langkah ini merupakan bentuk respons nyata kepemimpinan daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terkait ketersediaan air bersih, khususnya di kawasan permukiman yang selama ini menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Krisantus kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya serta harapannya agar daerah tersebut terus melahirkan berbagai inovasi dan kreativitas dalam pembangunan.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-19 Kabupaten Kubu Raya. Saya berharap Kubu Raya semakin maju dan mampu sejajar dengan kabupaten-kabupaten lain yang usianya lebih tua. Inovasi dan kreativitas harus terus dikembangkan, semangat kerja sama antar masyarakat semakin diperkuat, karena kemajuan Kubu Raya adalah bagian dari kemajuan Kalbar,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberagaman dan toleransi sebagai modal utama pembangunan daerah. Menurutnya, Kalbar merupakan miniatur Indonesia yang dihuni oleh berbagai suku, agama, dan budaya sehingga keharmonisan harus terus dipelihara.

Baca Juga: Mitos dan Fakta Kopi, dr Rudi Margono Jelaskan Efeknya pada Lambung hingga Jantung

“Terus jaga keberagaman dan toleransi. Kalimantan Barat adalah miniatur Indonesia karena seluruh suku bangsa ada di provinsi ini. Kita harus menjaga agar tidak ada konflik yang dapat mengganggu persatuan. Saya bertekad menjadikan Kalimantan Barat sebagai provinsi yang harmonis, menjunjung tinggi gotong royong, dan penuh toleransi antarsesama anak bangsa,” tegasnya.

Krisantus menegaskan bahwa usia ke-19 menjadi momentum penting bagi Kabupaten Kubu Raya untuk semakin memantapkan diri sebagai daerah yang matang, mandiri, dan berdaya saing.

Menurutnya, perjalanan hampir dua dekade telah membawa Kubu Raya keluar dari fase sebagai daerah pemekaran menuju salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang strategis di Kalbar.

“Usia 19 tahun bagi Kabupaten Kubu Raya bukan lagi usia remaja, melainkan telah memasuki tahap dewasa. Perjalanan 19 tahun merupakan proses kematangan sebuah daerah yang bukan lagi sekadar wilayah pemekaran, tetapi telah menjelma menjadi salah satu motor penggerak ekonomi utama di Provinsi Kalbar,” pungkasnya. (mrd)

Editor : Hanif
Kawasan Permukiman pembangunan Wagub Kalbar inovasi kubu raya