PONTIANAK POST - Pembangunan Jembatan Kapuas III kerap dibahas sebagai proyek strategis untuk meningkatkan konektivitas di Kalimantan Barat.
Namun, berdasarkan dokumen perencanaan pemerintah pusat dan daerah, jembatan itu tidak dirancang sebagai proyek yang berdiri sendiri.
Jembatan Kapuas III menjadi bagian dari rangkaian pengembangan infrastruktur yang saling terhubung, mulai dari Pontianak Outer Ring Road (PORR), Pelabuhan Internasional Kijing, hingga jalan tol yang menghubungkan kawasan tersebut.
Baca Juga: Jembatan Kapuas III Bergerak di Atas Kertas, Outer Ring Road Masih Menunggu Pendanaan Pusat
Keterkaitan antar proyek kembali mengemuka setelah Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengusulkannya kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur daerah.
Jembatan Kapuas III Menjadi Bagian Outer Ring Road
Dalam Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 7 Tahun 2016 tentang RTRW 2016 - 2036, ruas Outer Ring Road ditetapkan sebagai jaringan jalan strategis yang mencakup pembangunan Jembatan Kapuas III dan Jembatan Landak II.
Jalur tersebut dirancang melintasi kawasan Sungai Raya, Sungai Kakap, hingga Sungai Ambawang sebagai bagian dari sistem jalan lingkar kawasan metropolitan Pontianak.
Publikasi Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum juga menyebut Jembatan Kapuas III sebagai bagian dari rencana trase Outer Ring Road Kota Pontianak yang menghubungkan Sungai Rengas di Kabupaten Kubu Raya dengan Wajok Hulu di Kabupaten Mempawah.
Terhubung dengan Pelabuhan Kijing
Keterkaitan berikutnya adalah dengan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan jalan lingkar luar yang terhubung dengan Jembatan Kapuas III akan menjadi jalur alternatif bagi kendaraan angkutan berat dari kawasan pelabuhan.
“Ini akan sangat berpengaruh terhadap arus lalu lintas angkutan berat dari pelabuhan yang nantinya tidak lagi melintasi pusat kota, tetapi dari Jalan Kom Yos Sudarso bisa langsung ke Jembatan Kapuas III,” kata Edi Kamtono.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga memasukkan Outer Ring Road, Jembatan Kapuas III, dan pengembangan akses menuju Pelabuhan Kijing dalam usulan prioritas pembangunan kepada pemerintah pusat.
Masuk dalam Klaster Infrastruktur yang Sama
Keterhubungan proyek-proyek tersebut juga tercantum dalam Kajian Fiskal Regional Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2025 yang diterbitkan Kementerian Keuangan.
Dalam dokumen disebut pembangunan Jembatan Kapuas III, Pontianak Outer Ring Road, pengembangan Pelabuhan Kijing Tahap I, dan jalan tol Supadio–Pontianak–Mempawah–
Baca Juga: Jembatan Kapuas III Bukan Proyek Terpisah, Ini Rencana Trase Pontianak Outer Ring Road
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga mengusulkan proyek-proyek tersebut secara bersamaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari pengembangan jaringan transportasi daerah.
Masih Menunggu Tahap Realisasi
Meski telah tercantum dalam berbagai dokumen perencanaan pemerintah pusat maupun daerah, proyek-proyek tersebut belum seluruhnya memasuki tahap konstruksi.
Perkembangan terbaru menunjukkan Initial Design Jembatan Kapuas III telah selesai disusun, sementara proses penyusunan dokumen pengadaan tanah dan AMDAL masih berjalan.
Adapun pembangunan Outer Ring Road, pengembangan akses jalan menuju Pelabuhan Kijing, dan proyek jalan tol masih berada pada tahap perencanaan atau usulan kepada pemerintah pusat.
Dengan demikian, berdasarkan dokumen perencanaan dan usulan pemerintah, Jembatan Kapuas III merupakan salah satu bagian dari rangkaian proyek konektivitas yang disiapkan untuk menghubungkan kawasan metropolitan Pontianak dengan Pelabuhan Internasional Kijing dan wilayah sekitarnya.
Hingga saat ini, proyek-proyek tersebut masih berada pada tahapan perencanaan dan menunggu realisasi sesuai proses administrasi serta pendanaan pemerintah.
Editor : Miftahul Khair