Wagub Krisantus Kurniawan Ajak Umat Jaga Kerukunan dan Cintai Kalbar pada HUT Ke-5 Bapakat MRPD

Hanif • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 14:43 WIB
Wagub Krisantus saat menghadiri ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Bapak-Bapak Katolik (Bapakat) Familiar Ecclesia Publica Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, Sabtu (25/7/2026). (Adpim Pemprov Kalbar)
Wagub Krisantus saat menghadiri ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Bapak-Bapak Katolik (Bapakat) Familiar Ecclesia Publica Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, Sabtu (25/7/2026). (Adpim Pemprov Kalbar)

PONTIANAK POST - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menginformasikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalbar akan melaksanakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor pada bulan Agustus mendatang sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat.

Hal ini ia ungkapkan saat menghadiri acara ramah tamah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Bapak-Bapak Katolik (Bapakat) Familiar Ecclesia Publica Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, Sabtu (25/7/2026).

Selain itu, untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah serta mendukung pembangunan infrastruktur, Krisantus mengajak masyarakat untuk mencintai Kalbar melalui langkah-langkah sederhana, salah satunya dengan memutasi kendaraan berpelat luar daerah menjadi pelat Kalbar. 

Baca Juga: Rebut Gelar Juara LTS dan GSC Regional Kalbar; SSB Kapuas Khatulistiwa Wakili Kalbar Tingkat Nasional

Pada kesempatan tersebut, Krisantus juga menegaskan pentingnya konsistensi seorang pemimpin dalam mengambil keputusan. Menurutnya, setiap kebijakan harus didasarkan pada pertimbangan yang matang dan dijalankan secara konsisten demi kepentingan masyarakat.

Ia menilai Kalbar memiliki potensi sumber daya yang sangat besar, namun manfaat investasi yang masuk belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Karena itu, ia terus mendorong agar pengelolaan investasi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Saya memohon doa dan dukungan seluruh umat agar perjuangan membangun Kalbar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.

Selain itu, Wakil Gubernur mengajak seluruh umat Katolik untuk menjadi teladan dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Juga: Ria Norsan Ajak IPHI Perkuat Persatuan dan Jaga Kemabruran Haji Sepanjang Hayat di Rakernas 2026

“Kalbar memiliki sekitar 24 suku yang hidup berdampingan. Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus terus kita rawat. Jangan sampai ada konflik yang merusak persaudaraan yang telah terjalin,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari masyarakat Kalbar, setiap warga tanpa memandang latar belakang suku dan budaya harus memiliki rasa bangga menjadi bagian dari provinsi ini.

“Silakan bangga dengan identitas suku masing-masing, tetapi yang tidak kalah penting adalah bangga menjadi warga Kalbar. Di sinilah tempat kita hidup, berkarya, dan membangun masa depan bersama,” pesannya.

Baca Juga: Masih Banyak Pelajar Naik Motor ke Sekolah, Ketua DPRD Pontianak Minta Pengawasan dan Edukasi Diperketat

Mengusung tema “Aku Datang Bukan untuk Dilayani, melainkan untuk Melayani”, rangkaian HUT ke-5 Bapakat MRPD tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, antara lain donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, penanaman pohon di Rumah Pelangi, serta pertandingan tenis meja.  Krisantus mengaku bersyukur dapat kembali hadir di tengah keluarga besar Bapakat MRPD.

Kehadiran tersebut merupakan kali kedua sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalbar. Ia pun mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapakat Paroki MRPD yang kini memasuki usia lima tahun. Menurutnya, usia tersebut masih tergolong muda, namun semangat kebersamaan dan pelayanan yang ditunjukkan organisasi ini terus berkembang.

“Saya melihat perayaan HUT ke-4 tahun lalu sudah sangat meriah, dan tahun ini terasa lebih meriah lagi. Saya berharap semangat seperti ini juga tumbuh di paroki-paroki lainnya sehingga semakin banyak ruang untuk mempererat persaudaraan umat,” pungkasnya. (mrd)

Editor : Hanif
krisantus Kerukunan kalbar Wagub Kalbar Pemutihan Pajak